Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menggelar lomba masak dengan inovasi menu berbasis pangan lokal dan makanan bayi di bawah dua tahun di Gedung Pramuka, Minggu (18/9/2022).
Kegiatan itu diikuti oleh 8 tim, masing-masing tim berjumlah 4 orang. Mereka merupakan perwakilan dari setiap Kecamatan di Kabupaten Ciamis.
Pantauan HR Online, peserta lomba yang merupakan Ibu-ibu, nampak antusias mengolah dan memasak makanan berbahan non beras.
Bahan-bahan yang digunakan para peserta, merupakan bahan yang mudah ditemukan, seperti singkong, jagung, talas, turubuk dan lain sebagainya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Ciamis H Nanang Permana mengatakan, kegiatan lomba masak menu berbahan pangan lokal ini serentak dilaksanakan di 27 Kab/Kota di Jawa Barat.
“Lomba masak ini merupakan rangkaian Ekspedisi Trisakti dan dibuka serentak oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono, secara hybrid dari Cibodas, Cianjur,” ujar Nanang.
Nanang menyebut, sebenarnya sumber karbohidrat bukan hanya beras, karena bahan-bahan lainnya bisa dijadikan alternatif untuk mengganti karbohidrat.
“Misalnya saja oyek, salah satu pengganti beras dari singkong, kemudian dari tumbuhan ada turubuk, itu juga bisa untuk memenuhi nutrisi tubuh,” katanya.
Baca juga: Jelang Pemilu 2024, PDIP Ciamis Godok Kadernya Lewat Pendidikan Pratama
Lomba Masak PDIP Ciamis Tumbuhkan Kreatifitas
Menurutnya, cukup banyak bahan-bahan pengganti beras yang bisa dijadikan menu untuk memenuhi kebutuhan makan.
Makanya, ia mengajak masyarakat untuk kreatif mengolah makanan pengganti beras.
“Lomba ini dalam upaya menumbuhkan kreatifitas masyarakat Ciamis, bagaimana caranya membuat masakan yang sehat, bergizi dan murah, selain dari beras,” jelas Ketua DPRD Ciamis ini.
Kata dia, jika masyarakat sudah terbiasa membuat makanan berbahan selain beras, maka jika nanti beras langka atau harganya mahal, masyarakat tidak akan bingung dan kelaparan.
“Kemudian jika memang ditemukan bahan pangan yang bisa diolah, misal turubuk, nantinya bisa kita kembangkan dan ciptakan olahannya dengan inovasi, untuk kebutuhan makan masyarakat sehari-hari,” ungkapnya.
Nanang menambahkan, juara 1, 2 dan 3 dalam lomba inovasi menu berbasis pangan lokal ini akan mengikuti lomba serupa tingkat Jawa Barat, yang akan dilaksanakan pada 2 Oktober 2022.
Sementara itu, pada lomba masak tersebut, untuk juara 1 mendapatkan hadiah Rp 1,2 juta, juara 2 Rp 950 ribu dan juara 3 Rp 700 ribu. Sisanya yang tidak juara masing-masing mendapat Rp 500 ribu.
“Para peserta ini bukan hanya kader PDIP, tapi masyarakat umum juga antusias mengikuti kegiatan lomba masak makanan berbasis pangan lokal,” pungkas Nanang.
Kegiatan tersebut dihadiri Bedi Budiman, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDI Perjuangan Jabar. (R8/HR Online/Editor Jujang)