Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita PangandaranMudahkan Wisatawan, Warga Inisiatif Buat dan Pasang Plang Nama Jalan di Pangandaran

Mudahkan Wisatawan, Warga Inisiatif Buat dan Pasang Plang Nama Jalan di Pangandaran

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Warga lingkungan RW 06, Desa / Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, berinisiatif membuat dan memasang plang nama jalan sendiri.

Pasalnya, sudah 20 tahun lebih jalan atau gang yang ada di kawasan tersebut tidak ada papan namanya.

“Dulu pernah dibuat penamaan jalan dan gang di Pangandaran. Akan tetapi itu sudah lama sekali hampir sudah 20 tahun lebih. Saat ini tidak ada yang tersisa,” ucap salah seorang inisiator Edi Rusmiadi kepada HR Online, Sabtu (20/8/2022).

Padahal menurutnya, dalam sebuah wilayah terlebih daerah wisata perlu adanya petunjuk arah, nama jalan atau gang dan fasilitas lainnya.

Sehingga, ia pun berinisiatif untuk membuat dan memasang plang nama jalan dan gang.

Ia menuturkan, bahwa saat ini cakupannya baru di lingkungan RW 06, mulai dari RT 1 sampai 4 Desa Pangandaran, yang jumlah penduduknya sekitar 500 Kepala Keluarga.

Meski memang menurutnya, warga pribumi masih tahu nama-nama jalan tersebut. Selain itu, sebagian ada yang tertera pada plang kantor, hotel, restoran, warung dan lainnya.

“Namun untuk pendatang atau wisatawan yang datang ke Pangandaran belum tentu tahu,” tuturnya.

Baca Juga: Jual Bahan Baku dari Lingkungan, Pemuda Pangandaran Raup Puluhan Juta

Sebenarnya, sambung Edi, nama-nama jalan dan gang di wilayah Desa Pangandaran sudah ada SK-nya. Yaitu nama-nama ikan untuk Dusun Pangandaran Barat, dan Dusun Pangandaran Timur nama ikan laut. Sementara Dusun Parapat nama ikan tawar.

“Saya sering mengusulkan penamaan jalan dan gang-gang itu baik dalam forum Musrembang Desa atau langsung. Akan tetapi tidak tahu kenapa belum ada realisasi. Sampai kita berinisiatif sendiri,” ujarnya.

Inisiatif Pasang Plang Nama Jalan di Pangandaran dari Hasil Sampah

Ia bersama dengan rekan-rekan lainnya kemudian berinisiatif untuk membuat plang nama jalan dan gang sendiri.

Karena menurutnya, hal itu sejalan dengan ada program di lingkungan RW 06, yakni sampah berkah.

Dari hasil memilah sampah anorganik tersebut, penghasilannya jadi kas RW. Kemudian kita gunakan untuk kebersihan lingkungan.

“Selain itu juga kita sepakat untuk membuat plang nama jalan dan gang-gang, khusus di wilayah kami saja dulu,” kata Edi.

Baca Juga: Sepenggal Cerita Sejarah Stasiun KA Pangandaran yang Kini Terlupakan

Adapun bahan yang ia gunakan untuk membuat penamaan nama jalan tersebut, dari papan bahbir kayu jati. Sedangkan untuk tulisannya digrafir dan dicat.

“Sengaja kami bikin dari bahan itu. Selain mudah mendapatkannya, juga ada nilai artistik. Dan yang lebih penting, tahan korosi dari hawa laut jika membandingkannya dengan bahan logam,” jelasnya.

Pihaknya berharap, seluruh nama jalan dan gang di kawasan wisata Pangandaran sudah terpasang plang.

“Tinggal berbagi saja, mana yang bisa dibikin program pemerintah desa, dan mana yang bisa dibiayai pemerintah daerah,” ucap Edi.

Seperti, nama-nama gang dan petunjuk lainnya oleh pemerintah desa. Sedangkan nama jalan protokol oleh pemerintah daerah melalui instansi terkait.

“Kami sudah merintisnya, tinggal melanjutkan dan meningkatkan dengan kualitas dan desain yang lebih bagus dan lebih artistik lagi,” katanya.

Sementara khusus untuk plang jalan Kidang Pananjung, sengaja pihaknya buat agak besar dan artistik, dengan harapan bisa jadi ikon untuk spot swafoto.

“Seperti halnya bila kita datang ke Yogyakarta, kalau belum foto di plang jalan Malioboro seperti kita belum ke sana,” pungkasnya. (Madlani/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...