Tumbuhan yang bisa membuat makanan sendiri memiliki sistem khusus di dalam tubuhnya. Mereka akan melakukan sistem yang bernama fotosintesis untuk dapat menghasilkan makanan sendiri.
Fotosintesis adalah proses pembentukan makanan dengan menggunakan komponen utama H20 dan juga sinar matahari. Proses fotosintesis pada tumbuhan juga hanya terjadi jika mereka memiliki klorofil.
Ada banyak sekali tumbuhan yang bisa membuat makanan mereka sendiri. Agar tidak penasaran, berikut ini beberapa contohnya untuk kamu.
Baca Juga: Fungsi Floem pada Batang Tumbuhan Hidup, Sangat Beragam!
Kelompok Tumbuhan yang Bisa Membuat Makanan Sendiri
Sebagai makhluk hidup, tumbuhan sebenarnya memiliki keistimewaan. Tumbuhan berbeda dengan organisme lainnya yang mampu bergerak bebas.
Meski begitu, tumbuhan harus tetap memperoleh nutrisi yang cukup untuk bertahan hidup. Dengan begitu, tumbuhan akan melakukan proses fotosintesis.
Proses tersebut bertujuan untuk membuat makanan sendiri. Ciri tumbuhan yang membuat makanan sendiri melalui fotosintesis adalah mereka yang memiliki zat hijau daun atau klorofil di dalamnya.
Inilah beberapa contoh tumbuhan yang dapat membuat makanan sendiri berdasarkan kelompoknya.
Gymnospermae
Ini merupakan kelompok tumbuhan yang berbiji terbuka. Ciri utama dari kelompok tumbuhan ini adalah bijinya terdapat di luar dan tidak terlindungi oleh bakal buah.
Gymnospermae tidak memiliki bunga sejati tetapi memiliki mahkota. Daun pada Gymnospermae berbentuk sempit, tebal, dan kaku..
Contoh tumbuhan yang ada di dalam kelompok Gymnospermae adalah pinus, pakis haji, dan melinjo.
Lumut (Bryophyta)
Selanjutnya lumut juga termasuk ke dalam tumbuhan yang bisa membuat makanan sendiri. Akar lumut yang bersifat semu membuatnya tidak memiliki berkas pembuluh.
Meski begitu, lumut masih masuk ke dalam golongan organisme autotrof. Lumut juga menghasilkan makanan mereka sendiri dengan fotosintesis.
Baca Juga: Tumbuhan Kingdom Plantae, Ini Jenis-Jenisnya yang Perlu Diketahui
Paku (Pteridophyta)
Tumbuhan paku termasuk ke dalam golongan tumbuhan berkormus. Paku juga menjadi salah satu tumbuhan yang memiliki pembuluh paling sederhana.
Ciri dari tumbuhan paku adalah daun mudanya akan menggulung atau melingkar. Mereka juga memiliki daun sporofil yang akan menghasilkan spora.
Angiospermae
Merupakan tumbuhan yang memiliki biji tertutup. Angiospermae juga terkenal dengan buah berbunga.
Terdapat dua kelompok tumbuhan Angiospermae di sekitar, yaitu monokotil dan juga dikotil.
Monokotil: Ciri paling umum dari monokotil adalah kotiledon tunggal dan tidak berkambium. Sistem perakaran monokotil adalah serabut, contohnya seperti tomat dan sawi.
Dikotil: Memiliki ciri dua kotiledon dan berkambium. Dikotil memiliki sistem perakaran akar tunggal, contohnya seperti pohon mangga dan lain sebagainya.
Tumbuhan ini memiliki banyak jenis. Banyak dari jenis kelompok tumbuhan ini yang sangat berguna untuk kehidupan manusia.
Baca Juga: Akar Tumbuhan Paku Termasuk Jenis Apa? Ini Dia Penjelasannya!
Beberapa Jenis Alga
Alga termasuk organisme yang mencakup multiseluler dan uniseluler sehingga tidak semuanya tergolong bisa menghasilkan makanan sendiri.
Eukariotik multiseluler memiliki kandungan klorofil yang menjadi poin penting dalam kelompok tumbuhan, selain dari dinding selnya.
Itu adalah kelompok tumbuhan yang bisa membuat makanan sendiri. Mereka akan menyimpan cadangan makanan untuk pertumbuhan dan bertahan hidup. (R10/HR-Online)