Sabtu, Maret 29, 2025
BerandaBerita BanjarHasil Audiensi Menggantung, Forum Guru Sertifikasi Kota Banjar Ancam Demo

Hasil Audiensi Menggantung, Forum Guru Sertifikasi Kota Banjar Ancam Demo

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Forum Guru Sertifikasi Kota Banjar, Jawa Barat, kembali menagih janji soal kepastian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Kali ini, para guru tersebut melakukan audiensi di ruang rapat Gunung Sangkur Setda Kota Banjar, Kamis (25/8/2022).

Dalam audiensi yang berlangsung terbuka tersebut sempat berjalan alot, saat membahas regulasi pemberian TPP guru. Audiensi pun akhirnya belum memberikan kejelasan soal nasib TPP Guru.

Koordinator Forum Guru Sertifikasi Kota Banjar, Eko Herdiansyah mengatakan, dari hasil audiensi pemerintah ataupun wali kota, tidak bisa mengalokasikan kembali anggaran untuk TPP, karena terbentur regulasi.

Meskipun hasil audiensi masih bisa diusahakan melalui kriteria yang lain yaitu prestasi kerja, namun menurutnya untuk kriteria tersebut juga belum menemui kejelasan.

Baca Juga: Perjuangan Guru Sertifikasi Kota Banjar Terkait TPP Belum Berhenti

Selain itu, apabila TPP Guru tidak dianggarkan karena kendala kemampuan keuangan daerah, forum guru meminta keadilan agar kebijakan tersebut juga berlaku bagi semua ASN. Bukan hanya untuk guru sertifikasi saja.

“Kami masih memohon sebagai anak, sebagai ASN meminta agar kembali dianggarkan,” kata Eko kepada wartawan usai acara.

“Kriteria beban kerja sudah tidak bisa. Tadi mereka menyampaikan, katanya masih ada peluang melalui kriteria prestasi kerja. Tapi itu juga kami masih belum tahu nantinya seperti apa, masih kami pertanyakan,” imbuhnya.

Lanjutnya mengatakan, mengenai rencana aksi dengan melibatkan ratusan guru sertifikasi pada Jumat besok itu, ia belum memastikan aksi tersebut.

“Belum ada keputusan dan kepastiannya. Nanti kita tunggu kabar selanjutnya. Tapi untuk perizinan aksi itu, kami secara prosedur sudah lengkap,” tuturnya.

Tanggapan Pemkot Banjar terhadap Permintaan Forum Guru Sertifikasi

Sementara itu, Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih, setelah mendengar keterangan dari TAPD pada forum tersebut, menyampaikan bahwa untuk pemberian TPP Guru berdasarkan peraturan perundangan sifatnya tidak wajib.

Menurutnya, pemberian TPP guru bisa saja dilakukan. Namun itu juga harus melihat kemampuan keuangan daerah serta kriteria yang telah ditetapkan dalam Permendagri Nomor 77 tahun 2020. 

Sedangkan terkait asas pemerataan ataupun keadilan, Ade Uu menegaskan, bahwa kebijakan tersebut hanya berlaku bagi guru sertifikasi. Tetapi ke depan akan berlaku juga untuk semua ASN.

“TPP itu sifatnya tidak wajib. Tapi boleh dan yang paling utama pertimbangan kemampuan keuangan daerah. Terkait keadilan ini bukan hanya untuk guru saja, namun nanti juga akan bergilir,” terang di hadapan Forum Guru Sertifikasi.

Baca Juga: Forum Guru Sertifikasi Kota Banjar Minta Kejelasan TPP, Ini Janji TAPD

Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana menambahkan, berdasarkan Permendagri 77/2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah, TPP hanya diberikan dengan enam kriteria.

Ia menjabarkan, 6 kriteria tersebut antara lain kriteria beban kerja, tempat bertugas, kondisi kerja, kelengkapan profesi, prestasi kerja dan atau pertimbangan objektif lainnya.

“Namun dari 6 itu hanya kriteria prestasi kerja yang masih memungkinkan,” ujarnya.

Sedangkan untuk kriteria yang lain sudah tertutup. Meskipun, lanjutnya, untuk prestasi kerja tersebut juga masih membutuhkan kajian dan analisis untuk menjadi dasar pemberian TPP.

“Masih ada peluang dengan kriteria prestasi, selain itu sudah terkunci. Meskipun itu juga harus melakukan pengkajian lagi. Seperti apa prestasi yang dimaksud. Tapi masih ada peluang, karena kriteria yang lain sudah tidak bisa,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya

Lebaran Sudah Dekat, Warga Padati Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, sejumlah warga memadati Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Jawa Barat untuk membeli bahan pokok kebutuhan hari raya. Terlihat mereka...
Sejarah Panggung Krapyak, Jejak Sejarah Perburuan Raja

Sejarah Panggung Krapyak, Jejak Sejarah Perburuan Raja

Di tengah hiruk-pikuk Yogyakarta, berdiri sebuah bangunan tua yang menyimpan kisah perburuan raja. Sejarah Panggung Krapyak menjadi saksi bisu perjalanan sejarah yang menarik. Bangunan...
Ada Mudik Gratis dari Polres Pangandaran

Ada Mudik Gratis dari Polres Pangandaran, 138 Warga Bisa Pulang Kampung

harapanrakyat.com,- Tahun ini, Polres Pangandaran, Jawa Barat, memberangkatkan bus mudik gratis dari PO Budiman. Sebanyak 3 bus PO Budiman dengan total 138 penumpang berangkat...
Steven Wongso

Steven Wongso Mualaf, Ingin Lebih Serius dengan Arafah?

Konten kreator sekaligus seleb TikTok, Steven Wongso resmi menjadi mualaf pada 23 Maret 2025 atau bertepatan dengan malam ke-23 bulan Ramadhan 1446 Hijriah. Ustadz Felix...
Perbankan Indonesia

Ramai Tutup ATM, Perbankan Indonesia Alami Perubahan

harapanrakyat.com,- Perbankan Indonesia tampaknya tengah mengalami perubahan baru. Dalam beberapa bulan terakhir, banyak ATM dari berbagai bank terlihat tutup. Hal tersebut berdasarkan laporan dari Otoritas...
Jalur Selatan Garut

H-2 Lebaran 2025, Jalur Selatan Garut Padat Merayap

harapanrakyat.com,- Arus mudik H-2 Lebaran 2025, arus kendaraan di jalur selatan Garut padat dari arah Bandung tujuan Tasikmalaya mengalami peningkatan tajam dari hari sebelumnya....