Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita TerbaruEvolusi Sapi Laut Terungkap di Studi Baru, Pernah Punya 4 Kaki!

Evolusi Sapi Laut Terungkap di Studi Baru, Pernah Punya 4 Kaki!

Evolusi sapi laut berhasil terungkap. Studi baru yang ilmuwan lakukan berhasil mengungkap evolusi dari sapi laut yang menakjubkan. Sapi laut ini merupakan makhluk hidup berupa mamalia air yang berbentuk mirip anjing laut.

Hewan air satu ini memiliki keunikan tersendiri. Ia merupakan satu-satunya makhluk yang menjadi mamalia air, tetapi juga merupakan herbivora atau pemakan tumbuhan.

Karena ciri memakan tumbuhan, maka ia mendapatkan nama sapi laut. Dalam jurnal penelitian baru, peneliti pun mengumpulkan cerita paling lengkap mengenai nenek moyang hewan ini.

Baca Juga: Burung Pemakan Buah Paling Tua di Bumi, Seperti Apa?

Beginilah Tahapan Evolusi Sapi Laut

Semua hewan yang ada saat ini tentunya mengalami berbagai macam tahap kehidupan. Sebelum bisa mencapai wujudnya saat ini, makhluk hidup yang satu ini bisa saja mengalami garis evolusi yang panjang.

Seperti halnya pada sapi laut. Studi yang ilmuwan lakukan dan terbit di jurnal PeerJ berhasil mendapatkan garis evolusi herbivora laut ini.

Sapi laut merupakan anggota Sirenia yang masuk ke dalam ordo mamalia dan mencakup empat spesies. Di antaranya adalah dugong (genus dugong) dan juga tiga manatee (genus Trichechus).

Baca Juga: Penemuan Siput Laut Mirip Pisang oleh NHM London

Spesies Awalnya Berkaki Empat

Mengutip dari Sci News, Minggu (28/8/2022), bukti fosil dari mamalia herbivora laut satu ini menunjukkan bahwa ternyata mereka tidak hanya terdiri dari satu jenis di masa lalu.

Sebaliknya, mereka justru terdiri dari beberapa jenis dan selama sejarah panjang dari mereka, sebagian besar sapi laut ini juga pernah hidup di setiap benua dan di sepanjang sungai, kecuali Antartika.

Steven Heritage, rekan penulis studi dari Museum Sejarah Alam Duke Lemur Center mengungkap bahwa fosil yang membantu menunjukkan evolusi sapi laut yang paling awal telah berusia sekitar 47 tahun.

“Dari fosil paling awal terungkap bahwa sudah memiliki usia sekitar 47 juta tahun. Mereka hidup di sepanjang pantai Afrika Utara di laut proto Mediterania dan sejak saat itu terjadi keanekaragaman serta biogeografinya pun berkembang,” ujarnya.

Hasil studi tersebut juga menemukan fakta bahwa spesies sapi laut yang paling awal memiliki 4 kaki dan hidup selayaknya amfibi. Hal tersebut tentunya berbeda dengan sapi laut saat ini yang tidak memiliki kaki belakang sehingga mereka sepenuhnya akuatik.

Baca Juga: Perbedaan Kera dan Monyet di Ordo Primata, Jangan Salah Lagi!

Melakukan Migrasi 

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa nenek moyang langsung dari dugong, salah satu spesies sapi laut, melalui evolusi di Amerika Selatan dan bermigrasi ke Karibia melalui pantai Amerika Utara.

Lebih dari 20 juta tahun terakhir memang sebagian besar Amerika Selatan bagian utara tertutup oleh air tawar. Itu artinya kemunculan sistem Sungai Amazon dengan drainase ke Samudera Atlantik baru saja mulai.

Migrasi tersebut akhirnya memunculkan nenek moyang sapi laut yang hidup saat ini. Sayangnya migrasi tersebut justru membuat nenek moyang di bagian timur mengalami penurunan dan akhirnya menghilang.

Namun garis keturunan di Bumi Barat membuat spesies baru banyak bermunculan. Salah satunya adalah sapi laut Steller (Hydrodamalis gigas) yang berukuran raksasa.

Spesies tersebut kemudian punah 27 tahun kemudian, kemungkinan karena perubahan habitat dan eksploitasi berlebihan. Temuan evolusi sapi laut ini tidak lepas dari usaha para ilmuwan untuk mengumpulkan data, spesies hidup dan fosil. Selain itu juga menggabungkan anatomi, usia geologi, geografi, hingga genetika. (R10/HR-Online)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...