Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Puluhan Mahasiswa PMII Politeknik Triguna menggelar aksi demonstrasi di simpang tiga Jati, Kota Tasikmalaya. Mereka mendesak pemerintah mencabut RKHUP bermasalah.
Pantauan di lapangan, selain berorasi di tengah jalan raya, mereka juga membakar ban sebagai bentuk perlawanan terhadap rancangan regulasi pemerintah itu.
Sementara itu, personel kepolisian juga tampak mengamankan aksi itu agar lebih kondusif dan juga mengurai arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Ketua PMII Politeknik Triguna Anwar Sidik mengatakan, gerakan simbolik itu sebagai bentuk penolakan RKHUP yang dinilai tidak pro terhadap masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus mengawal RKUHP ini. Jangan sampai adanya aturan baru malah membuat kebebasan pendapat kita malah terbelenggu oleh rancangan ini,” ujarnya, Jumat (5/8/22).
baca juga: Wacana Menggelikan KPU RI, BEM UNSIL Tasikmalaya Tantang Hasyim Asyari Debat Terbuka
Pihaknya pun meminta kejelasan dalam RKHUP, terutama pasal kontroversial yang mengancam demokrasi Indonesia dan berpotensi menyebabkan pelanggaran terhadap hak masyarakat.
Apalagi, lanjutnya, dalam pasal itu berpotensi membelenggu kebebasan berpendapat dan juga mengakibatkan kriminalisasi yang berlebihan.
“Kami harap pemerintah dan DPR RI meninjau lagi substansi RKUHP yang bermasalah itu sebagai bentuk transparansi publik,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)