Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Wahyu, salah seorang pelanggan PDAM Tirta Galuh Ciamis keluhkan suplai air yang tak lancar. Bahkan, menurut warga Dusun Bojong Kulon, RT 02/01, Desa Bojongmenger, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ini mengungkapkan bahwa air selalu macet tiap hari.
Ia mengungkapkan, bahwa buruknya pelayanan suplai air kepada pelanggan sudah terjadi enam bulan lamanya.
Menurutnya, air PDAM Ciamis ini selalu mengalir hanya pada malam hari sekira pukul 20.00 WIB sampai dengan 04.00 WIB.
“Seharusnya waktu malam tersebut dipakai untuk istirahat, tapi malah kita gunakan buat menampung air,” ungkapnya kepada HR Online di rumahnya, Rabu (20/7/2022).
Padahal, sambung Wahyu, masyarakat Dusun Bojong Kulon selalu membayar tagihan PDAM tepat waktu. Akan tetapi, malah PDAM Ciamis memberikan pelayanan yang buruk.
Baca Juga : PDAM Ciamis Pastikan Tidak Ada Zat Kimia dalam Limbah di Purwadadi
Lanjutnya, warga yang keluhkan distribusi air yang buruk tersebut sering menanyakan masalah itu ke pihak PDAM Ciamis.
“Kita sudah mencoba melakukan komplain kepada pihak PDAM dan pencatat kilometer. Akan tetapi jawabannya selalu menyebut akan ada tim teknis ke lapangan. Namun sampai sekarang ini belum ada tim ke lapangan untuk memeriksa,” tukasnya.
Wahyu berharap, agar pihak PDAM Ciamis untuk segera mengatasi masalah tersebut. Karena menurutnya, bagaimanapun masyarakat sangat membutuhkan air bersih untuk keperluan rumah tangga.
“Kita ingin PDAM segera atasi masalah ini. Bagaimanapun konsumen merupakan raja,” tandasnya.
Warga Cijeungjing Keluhkan Suplai Air, Ini Jawaban PDAM Ciamis
Sementara itu, Kepala Bagian Langganan PDAM Tirta Galuh, Dadan, membenarkan distribusi air ke wilayah Bojong tidak lancar.
Ia menjelaskan, bahwa daerah tersebut memang termasuk dataran tinggi. Sehingga, untuk menyalurkan air tersebut membutuhkan tekanan yang sangat besar.
“Karena siang banyak yang menggunakan air. Itu yang disebut dengan beban puncak. Maka daerah yang berada di atas akan minim tekanan, kalau dilihat dari lokus lokasi Bojong,” jelasnya.
Lebih lanjut Dadan menambahkan, bahwa untuk memberikan pelayanan prima, saat ini PDAM Ciamis sedang mendorong memperbesar jaringan induk.
“Dan itu tahun ini sedang kita laksanakan,” kata Dadan.
Sementara terkait dengan warga Cijeungjing yang keluhkan suplai air bersih PDAM Ciamis tidak lancar, pihaknya pun memohon maaf kepada pelanggan.
“Perlu pelanggan ketahui, bahwa kita saat ini membutuhkan kurang lebih 50 miliar guna mengoptimalkan wilayah Ciamis kota. Akan tetapi untuk permasalahan ini, kita sedang perbaiki untuk jaringan induknya,” terangnya.
Dadan juga mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan PDAM atas masukan dan kritikannya. Hal tersebut agar pelayanan PDAM berjalan dengan sangat baik lagi.
Sedangkan konsumen yang disiplin membayar tagihan air PDAM, pihaknya memberikan apresiasi dan ucapkan terima kasih.
“Dan semoga permasalah warga Bojong yang keluhkan air PDAM Ciamis tidak lancar bisa segera teratasi. Kita tengah mengupayakan memperbesar pipa induk, untuk daerah-daerah yang berada di dataran tinggi,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor-Adi)