Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Wakil Gubernur Jabar Uu Ruhzanul Ulum mengaku kaget mendengar kabar ada sekolah yang tahan ijazah siswa. Apalagi karena belum membayar tunggakan sekolah.
Uu mempertanyakan SMK di Kota Tasikmalaya yang melakukan penahanan ijazah lantaran belum melunasi tunggakan SPP, bangunan dan lainnya dengan total Rp 1,9 juta.
“SMK mana? Saha murangkalihna? (siapa anaknya?,” singkat Uu kepada HR Online, Jumat (29/7/22).
baca juga: SMK BPI Baturompe Tasikmalaya Tahan Ijazah Siswa karena Tunggakan, Ipan Batal Kerja
Sebelumnya, seorang siswa lulusan SMK BPI Baturompe Kota Tasikmalaya yang bernama Ipan Aulia Rahman hendak bekerja di Cikarang.
Karena membutuhkan ijazah, pihak keluarganya pun ke sekolah untuk mengambil ijazah yang masih ditahan.
Keluarga Ipan mendatangi sekolah dengan membawa uang Rp 500 ribu dengan harapan bisa menyicil tunggakan dan bisa membawa ijazah untuk keperluan pekerjaan itu.
Namun, pihak sekolah bersikukuh meminta membayar setengahnya, yakni Rp 1 juta agar bisa membawa ijazah itu. (Apip/R6/HR-Online)