Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Akademisi Ciamis sentil Pemkab Ciamis yang tak berani bertindak tutup gudang tak berizin. Tidak tegasnya Pemkab Ciamis menimbulkan pertanyaan besar.
“Saya sudah mendengar informasi mengenai keberdaan Gudang yang tak berizin di ciamis. Namun Pemda Ciamis melalui dinas teknis tidak berani bertindak. Hal ini menjadi sebuah tanda tanya besar,” ujar Dekan Fisip Universitas Galuh Aan Anwar Sihabudin, Selasa (26/07/2022).
Melihat fenomena tersebut, Aan menilai Pemkab Ciamis tidak tegas dalam menegakan aturan yang ada, baik Perda maupun Perbup. Pemkab Ciamis tidak berani untuk menertibkan para pengusaha pemilik gudang yang bandel akan administrasi.
“Aturan jelas sudah ada, buat apa aturan dibuat kalau untuk dilanggar. Sehingga aturan yang sudah dibuat oleh legislatif maupun eksekutif dianggap hanya sebuah kiasan saja,” tegasnya.
Baca Juga: LMP Desak Pemkab Ciamis Tindak Tegas Gudang Tak Berizin
Aan sebagai akademisi menilai, selain melanggar administrasi, pengusaha pemilik gudang tak berizin tersebut juga merugikan masyarakat. Adanya potensi gangguan seperti kebisingan atau jalan lingkungan rusak. Sebab pembangunan gudang itu tidak sesuai dengan mekanisme aturan dari segi struktur bangunan dan lokasi.
“Sebelum membuat sebuah gudang minimalnya pengusaha harus memenuhi beberapa syarat. Mulai melihat lokasi rencana tata ruang wilayah (RTRW), izin lingkungan, aturan andalin dan berbagai syarat lainnya. sehingga pengusaha bisa beroprasional dengan tertib sesuai dengan mekanisme yang ada,” ungkapnya.
Ketika Pemkab Ciamis tak segera tutup gudang tak berizin tersebut, tentunya akan merugikan terhadap kepentingan daerah. Salah satunya dari segi pendapatan asli daerah (PAD). Aan meminta Pemkab Ciamis menangani hal tersebut secara serius. Jangan hanya gegara nilai investasi tapi merugikan daerah akibat tidak tertib administrasi.
“ini hanya contoh gudang di daerah kota saja yang terlihat. Bagaimana yang berada jauh dari kota. Pemanfaatan dari segi retribusi ini harus segera dibenahi. Tujuannya untuk membantu sektor pembangunan kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Fahmi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)