Perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik dapat terlihat dari struktur mereka. Sebenarnya tidak sulit untuk menemukan perbedaan dari kedua jenis sel ini.
Struktur sel sendiri merupakan sebuah pengaturan dan juga hubungan antara berbagai unsur atau elemen sel. Mereka saling berhubungan dalam satu kesatuan sel sebagai unit terkecil pada makhluk hidup.
Baca Juga: Asal Usul Sel Prokariotik, Hasil Perkembangan Progenot atau Sel Purba
Berdasarkan jenisnya, sel dalam tubuh makhluk hidup ini terbagi menjadi dua, yaitu prokariotik dan eukariotik. Keduanya tentu memiliki perbedaan.
Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik pada Ukuran serta Dinding
Di dalam tubuh makhluk hidup terdapat berbagai jenis sel. Prokariotik dan eukariotik merupakan jenis yang berbeda.
Prokariotik sendiri memiliki arti sebagai jenis yang tidak memiliki membran inti. Di sisi lain, sel eukariotik merupakan jenis sel yang memiliki membran inti.
Kedua sel tersebut berada di dalam organisme multiseluler. Berikut ini beberapa perbedaan keduanya.
Ukuran Sel
Perbedaan pertama yang sudah sangat mencolok dari kedua sel ini adalah ukuran mereka.
Melansir dari Visible Body, sel prokariotik adalah jenis sel yang ada di dalam organisme sel tunggal atau uniseluler yang memiliki ukuran 0,1 hingga 5 mikrometer.
Baca Juga: Struktur Sel Prokariotik, Makhluk Hidup yang Tidak Memiliki Membran Inti
Sedangkan sel eukariotik sendiri menjadi jenis sel yang umumnya berada di dalam organisme multiseluler. Sel ini memiliki ukuran yang lebih besar, yakni 10 sampai 100 mikrometer.
Keberadaan Dinding Sel
Dinding sel eukariotik sendiri tersusun oleh selulosa ketika sel masih muda. Sejalan dengan pertumbuhannya, maka sel akan mengalami penambahan zat lignin.
Hal itulah yang kemudian membuat dinding sel dari sekariotel menjadi kuat dan liat.
Sedangkan dinding sel pada prokariotik terbuat dari peptidoglikan atau polisakarida yang membuatnya menjadi kaku.
Kemudian dinding sel memiliki fungsi sebagai struktur pelindung kedua setelah membran plasma.
Keberadaan Inti Sel
Untuk perbedaan selanjutnya adalah terkait keberadaan inti sel. Sel prokariotik menyimpan DNA di dalam nukleoid serta mengembang bebas di dalam sel.
Sel ini tidak memiliki inti sel di dalamnya. Sedangkan sel eukariotik tetap memiliki sel dengan DNA yang tersimpan secara rapi di dalamnya.
Jumlah Kromosom
Prokariotik dan eukariotik memiliki perbedaan jumlah kromosom yang membentuknya.
Pada prokariotik, jumlah kromosom yang membentuknya hanya satu. Kromosom tersebut terkenal dengan nama plasmid.
Baca Juga: Struktur Sel Eukariotik dan Fungsinya pada Makhluk Hidup
Di sisi lain, sel eukariotik memiliki jumlah kromosom yang lebih banyak. Jumlah kromosom pada sel eukariotik akan tergantung pada spesies organismenya.
Sistem Reproduksi Sel
Pada umumnya, organisme eukariotik akan bereproduksi secara seksual, kecuali beberapa protista dan jamur yang bereproduksi dengan cara aseksual.
Reproduksi aseksual pada eukariotik akan menghasilkan keturunan yang berbeda dari induknya sehingga menjadi lebih variatif.
Sedangkan organisme prokariotik sendiri hanya dapat melalui proses reproduksi aseksual. Perbedaan sel prokariotik dari eukariotik adalah keturunan yang dihasilkan melalui aseksual tetap akan sama dengan induknya. (R10/HR-Online)