Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, Jawa Barat mengeluarkan kurban 15 ekor sapi.
Hal itu disampaikan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata usai salat Idul Adha di Masjid Besar Baitussalam Kalipucang, Minggu (10/7/2022).
Jeje mengatakan, Pemkab mengeluarkan kurban 15 ekor sapi yang disebar ke berbagai wilayah di Pangandaran.
“Pemkab berkurban 15 ekor sapi, termasuk saya dan Wakil Bupati di lokasi tempat tinggal saya di Pangandaran dan Cijulang tempat Pak Wakil Bupati tinggal,” katanya.
Baca Juga: Di Pangandaran, Total Ternak yang Terkena PMK Capai 91 Ekor
Jeje menuturkan, jajaran Pemkab Pangandaran sengaja memilih Masjid Besar Baitussalam Kalipucang untuk melaksanakan salat Idul Adha.
“Kita bersilaturahmi dengan masyarakat di daerah, jadi kegiatan-kegiatan besar tidak hanya dilaksanakan di pusat kota saja,” kata Jeje.
Menurut Jeje, hari raya Idul Adha memiliki dua pesan penting. Pertama, peristiwa berkurban bagi yang sudah mampu, dan sebagai momentum bekerja lebih baik lagi.
“Apalagi 25 Oktober nanti genap 10 tahun Kabupaten Pangandaran lahir, kebersamaan perlu terus dibangun, persoalan yang mendasar yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur sudah direalisasikan hingga tuntas,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Jeje juga mengingatkan, pandemi tidak akan selesai tanpa pengorbanan.
“Misalnya untuk divaksin dan lainnya semua diatur, Covid-19 naik lagi tetapi Pangandaran cukup baik, itu bentuk pengorbanan seperti vaksin Booster dalam rangka melindungi masyarakat,” jelasnya.
Jeje menegaskan momen Idul Adha bukan hanya berarti berkurban, namun juga bangkit dari pandemi.
“Saat ini kita sudah mulai bangkit dari Pandemi anggaran mulai normal kembali, tentu kita terus berinovasi dan melakukan langkah-langkah konkrit. Karena itu bagian dari pengorbanan seperti hari ini, merayakan hari raya Idul Adha atau hari raya kurban,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)