Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Ade Uu Sukaesih, memastikan hewan ternak untuk kurban terjamin kesehatannya. Seperti, salah satunya hewan untuk kurban Idul Adha ini terhindar dari penyakit mulut dan kuku.
Ade Uu pun melakukan monitoring ke beberapa peternakan hewan yang ada di wilayah Kelurahan Purwaharja, dan Kelurahan Pataruman.
Saat monitoring tersebut, Wali Kota didampingi Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKP3) Kota Banjar.
“Monitoring ini kita lakukan untuk memastikan hewan ternak yang mereka jual dalam kondisi sehat. Selain itu juga layak masyarakat konsumsi,” kata Ade Uu Sukaesih, Sabtu (9/7/2022).
Baca Juga : Kapolres Tasikmalaya Sedih Melepas Si Abdul, Sapi Kurban Miliknya
Lebih lanjut ia menambahkan, sebelumnya DKP3 Kota Banjar juga telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan ternak.
“Alhamdulillah semuanya sehat,” tambah Wali Kota Banjar.
Ade Uu juga memberikan saran kepada masyarakat yang akan membeli hewan kurban, agar teliti dan memilih yang sudah memiliki surat keterangan kesehatan.
“Pastikan memilih hewan kurban dalam kondisi sehat, dengan adanya surat keterangan sehat hewan dari instansi terkait,” terangnya.
Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Banjar, Agus Kostaman, melalui Kabid Peternakan Meilia menduga, dari data per tanggal 8 Juli 2022, sebanyak 211 ekor hewan terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Adapun 11 ekor tersebut positif PMK, dan satu ekor mati. Saat ini semuanya dalam pemantauan kami,” katanya.
Selain melakukan pemantauan hewan ternak kurban, DKP3 Kota Banjar juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan daging hewan yang sudah dipotong hingga tanggal 12 Juli 2022. (Sandi/R5/HR-Online/Editor-Adi)