Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita PangandaranMuseum Nyamuk, Tempat Wisata Ilmiah Satu-satunya di Pangandaran

Museum Nyamuk, Tempat Wisata Ilmiah Satu-satunya di Pangandaran

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Keberadaan Museum Nyamuk di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, bisa menjadi tempat wisata ilmiah bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.

Museum Nyamuk Loka Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kesehatan Pangandaran naungan Kementrian Kesehatan RI itu berlokasi di Jalan Raya Pangandaran KM 3, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran.

Pengunjung yang datang ke tempat wisata ilmiah ini akan mendapatkan edukasi seputar pencegahan nyamuk demam berdarah dan bervirus.

Ajat Sudrajat, teknisi Laboratorium Museum Nyamuk Loka Litbang Pangandaran mengatakan, pihaknya akan mengenalkan kepada pengunjung berbagai jenis nyamuk yang ada di Indonesia. Khususnya yang ada di Kabupaten Pangandaran.

“Berdasarkan hasil penelitian kami, nyamuk yang ada di Pangandaran ini ada 4 jenis, yakni Aedes aegypti, Anopheles, Armigeres serta Toxorinchytes,” kata Ajat Sudrajat kepada HR Online, Minggu (25/7/2022).

Baca Juga : Zeround Edu Park, Tempat Wisata Baru di Pangandaran yang Edukatif

Ia juga menyebutkan, saat memasuki Museum Nyamuk, pihaknya menyiapkan theater nyamuk dan pemutaran film dokumenter.

Hal tersebut tergantung kebutuhan pengunjungnya. Kalau anak-anak TK dan SD, pihaknya akan memutarkan film kartun tentang nyamuk. Sedangkan, untuk siswa SMA dan perguruan tinggi penayangan filmnya berbeda.

“Penayangan di theater Nyamuk jelas berbeda peruntukannya. Kalau untuk mahasiswa kami menyiapkan ruang untuk berdiskusi terkait bagaimana pengendalian dan penangkapan nyamuk. Itu langsung praktek di lapangan,”terang Ajat Sudrajat.

Sementara untuk siswa SD, SMP, SMA dan umum, pihaknya hanya memperkenalkan jenis nyamuk, mulai dari insekterium sampai ke theater nyamuk.

Sebagai informasi, bagi masyarakat yang ingin berkunjung bisa menghubungi pihak pengelola Museum Nyamuk melalui web lokalitbankespangandaran. Atau via telepon kantor (0265) 639375. Serta Instagram @Museum_Nyamuk.

Kemudian, bagi rombongan sekolah atau kampus yang akan berkunjung ke Museum Nyamuk hendaknya berkirim surat terlebih dulu. Surat tersebut ditujukan kepada pihak Loka Litbang. (Madlani/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...