Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kota Banjar, Jawa Barat, membuka kembali layanan kunjungan tatap muka langsung. Sebelumnya, hanya menggunakan online, karena adanya pembatasan akibat pandemi Covid-19.
Sejumlah warga binaan pun gembira dengan kebijakan tersebut. Karena mereka bisa langsung melepaskan rindu berjumpa keluarganya.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kota Banjar, Muhammad Maulana mengatakan, dibuka kembali pelayanan kunjungan langsung tersebut, mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor PAS-12.HH.01.02 Tahun 2022.
Adapun SE tersebut, berisi penyesuaian mekanisme layanan untuk kunjungan secara tatap muka serta pembinaan yang melibatkan pihak luar.
Sejak buka kembalinya pelayanan tersebut pada tanggal 7 Juli lalu, jumlah pengunjung pada hari pertama pembuka cukup banyak.
Tercatat ada 14 pendaftar. Namun sesuai ketentuan hanya 6 pendaftar yang bisa melakukan kunjungan tatap muka.
“Hari pertama kunjungan cukup banyak keluarga yang mendaftar. Akan tetapi sesuai ketentuan, kuotanya kami batasi,” kata Muhammad Maulana kepada HR Online, Rabu (13/7/2022).
Syarat Kunjungan Tatap Muka ke Lapas Kota Banjar
Selain kuota yang terbatas, sambungnya, yang melakukan kunjungan juga harus keluarga inti dari warga binaan. “Dan hanya bisa satu kali dalam satu minggu,” terangnya.
Syarat lainnya dari kunjungan ini, pengunjung harus sudah melakukan vaksinasi Covid-19.
“Apabila belum vaksin, harus menyertakan surat keterangan alasan kesehatan belum divaksin,” katanya.
Baca Juga : Asah Skill dan Keahlian, Warga Binaan Lapas Banjar Ikuti Pelatihan Tune Up Motor
Adapun alur layanan kunjungan di Lapas Kota Banjar, kata Muhammad menjelaskan, keluarga yang akan berkunjung melapor ke Pos Wasrik, dengan membawa surat keterangan vaksinasi.
Setelah itu, petugas akan melakukan pemeriksaan barang bawaan, pemeriksaan identitas dan penggeledahan badan.
“Selanjutnya baru bisa melaksanakan kunjungan tatap muka,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengingatkan kepada warga binaan dan pengunjung, agar memanfaatkan pelayanan ini dengan baik. Selain itu juga mematuhi tata tertib kunjungan dan protokol kesehatan.
“Dengan buka kembali kunjungan secara tatap muka ini, tentunya kami juga akan meningkatkan pelayanan dan strategi pengamanan,” pungkas Kepala Lapas Kota Banjar. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)