Konfigurasi elektron karbon sebagai salah satu unsur kimia memiliki lambang huruf C. Atom karbon dapat mengikat atom lainnya dan menyusun senyawa paling banyak di alam semesta.
Karbon juga memiliki senyawa yang paling sederhana, yaitu hidrokarbon. Senyawa satu ini banyak manusia manfaatkan sebagai komponen utama dalam minyak bumi dan gas alam.
Karbon juga memiliki konfigurasi elektron yang terlihat dari kekhasan unsur ini.
Konfigurasi Elektron Karbon dalam Karakteristiknya
Karbon memiliki atom yang menyusun senyawa paling banyak di alam semesta. Karbon ini cukup banyak manusia manfaatkan di dalam kehidupan.
Atom dari karbon sendiri dapat membentuk ikatan kovalen tunggal, rangkap, hingga membentuk rantai yang panjang lurus. Kemudian becapan dan juga melingkar yang menjadi ciri khasnya.
Untuk ikatan kovalennya, atom karbon memiliki karakteristik yang khas dengan nomor atom 6 konfigurasi elektron. Adapun hal tersebut akan menentukan kemampuan dari atom karbon untuk membentuk rantai C yang panjang.
Atom karbon memiliki total 4 elektron valensi yang dapat terikat kovalen dengan atom sejenis atau atom lainnya.
Ciri khas dari atom selanjutnya adalah ikatannya yang jenuh dan tidak jauh. Atom karbon yang berikatan akan terdiri dari ikatan tunggal, rangkap dua, dan tiga.
- Ikatan tunggal: Ikatan dengan satu tangan atau sepasang elektron.
- Ikatan rangkap dua: ikatan dengan dua pasang elektron.
- Ikatan rangkap/ganda tiga: ikatan dengan tiga pasang elektron ikatan.
Kemudian ciri khas dari atom karbon yang terakhir adalah dapat membentuk rantai yang terbuka (alifatik) maupun tertutup (siklik).
Senyawa hidrokarbon alifatik terdiri dari hidrokarbon alkana (CnH2n+2), alkena (CnH2n), dan alkuna (CnH2n-2).
Baca Juga: Sifat Senyawa Ion: Bagian Atom yang Bermuatan Elektron, Ini Contohnya!
Struktur Atom Karbon
Sebelumnya Anda sudah mengetahui kekhasan dari atom karbon untuk mengetahui jumlah konfigurasi elektron karbon.
Atom karbon sendiri dapat berikatan dengan atom lain sehingga memngkinkan posisinya dalam rantai ikatan akan berdasarkan jumlah.
Setiap kemungkinan yang ada bisa menghasilkan satu jenis senyawa. Jadi, semakin banyak kemungkinan, maka akan semakin banyak juga jenis senyawa yang dapat terbentuk oleh atom karbon.
Kemungkinan dari jenis posisi atom terbagi menjadi 4, yaitu:
- Atom karbon primer: jenis atom karbon yang hanya mengikat langsung atau satu atom lain.
- Atom karbon sekunder: jenis atom yang mengikat langsung dua atom karbon lain.
- Atom karbon tersier: jenis yang mengikat tiga atom karbon lain secara langsung.
- Atom Karbon kuarterner: jenis yang mengikat empat atom karbon lain secara langsung.
Baca Juga: Sejarah Penemuan Elektron, Partikel Subatomik yang Bermuatan Negatif
Perlu Anda ingat bahwa atom karbon merupakan unsur non logam pada golongan IVA. Sehingga, ikatan antar atom karbon akan membentuk sebuah ikatan kovalen.
Ikatan kovalen pada atom karbon tersebutlah yang menghasilkan konfigurasi elektron karbon berjumlah 6. Ini menjadi salah satu ciri khas atom karbon yang cukup penting untuk Anda ketahui. (R10/HR-Online)