Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Keluarga korban tenggelam di Sungai Citanduy, Kota Banjar, Jawa Barat, ungkap penyebab korban sebelum dikabarkan hilang. Sebelumnya keluarga melaporkan Kamisun (58), warga Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, hilang sejak Selasa (28/06/2022).
Paryanto, anak korban, menuturkan, ayahnya itu mengidap penyakit hernia dan pernah mendapat tindakan operasi dari dokter di Purwokerto Jawa Tengah.
“Dulu operasi pertama di Purwokerto. Terus sekitar akhir tahun 2021 kembali menjalani operasi di Rumah Sakit Mitra Idaman. Alhamdulillah tidak ada masalah. Jadi bekas luka jahitannya itu ada di kanan dan kiri,” tutur Paryanto kepada wartawan, Jumat (01/07/2022).
Keluarga korban tenggelam di Citanduy juga menjelaskan, selain mengidap penyakit hernia, almarhum juga sering mengeluhkan telinganya mendengung. Kemudian susah untuk buang air kecil.
Baca Juga : Korban Tenggelam di Sungai Citanduy Kota Banjar Berhasil Ditemukan
Sebelum operasi hernia, ayahnya sudah melakukan pengobatan telinganya. Namun tidak ada perubahan.
Paryanto menduga penyebab sang ayah mengakhiri hidupnya bisa saja karena penyakit yang ia derita tak kunjung sembuh.
“Kemungkinan besar sih iya karena hal tersebut. Tapi kami sama sekali tidak ada yang menyangka akan seperti itu,” ungkapnya.
Menurut pandangan keluarga korban tenggelam di Citanduy, almarhum merupakan sosok yang taat ibadah dan tidak pernah bertingkah macam-macam.
Diberitakan sebelumnya, korban pertama kali terlihat oleh salah seorang warga sedang mondar-mandir sekitar Jembatan Parungsari.
Saksi pertama bernama Ade, melihat korban berada di bawah jembatan. Kemudian mendengar suara orang berteriak.
Kemudian, setelah petugas melakukan operasi pencarian selama 3 hari, warga akhirnya menemukan jasad korban dan langsung menginformasikan kepada petugas. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)