Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Penyebab kebakaran di Kampung Kuta, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang terjadi pada Senin (11/7/2022) masih belum terang.
Hal itu diungkap Kepala Satpol PP Ciamis Uga Yugaswarya. Ia membenarkan lima rumah di Kampung Kuta terbakar.
“Akan tetapi kita belum tahu laporan secara pasti penyebab terjadinya kebakaran di Kampung Adat Kuta,” katanya kepada HR Online via telepon.
Baca Juga: 5 Rumah di Kampung Kuta Ciamis Terbakar
Uga menuturkan, laporan petugas Damkar wilayah kerja Rancah di bawah kewenangan Satpol PP masuk pada pukul 18.27 WIB.
“Terakhir laporan petugas pada pukul 18.27 WIB dari tim Damkar wilayah kerja Rancah terjadi musibah kebakaran di Kampung Adat Kuta sebanyak 5 rumah terbakar pada kejadian hari ini,” terangnya.
Untuk memadamkan api, lanjut Uga, 1 unit Damkar diterjunkan terdiri dari 1 water gun dan 2 tangki mobil pengisi air.
“Secara pasti berapa jumlah kerugian dan sumber kebakaran, dari mana kita belum bisa melaporkan secara pasti, karena petugas masih mendata,” katanya.
Uga menuturkan, petugas Damkar di lapangan mengalami kesulitan saat memadamkan api di Kampung Kuta.
“Salah satunya karena jauhnya akses air di lokasi kebakaran. Sehingga petugas menurunkan 2 unit tangki air agar bisa membawa air dengan cepat,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, lima rumah di Kampung Adat Kuta habis dilalap si jago merah. Kepala Dusun Kampung Kuta Didi Sardi menyebutkan, api pertama kali terlihat dari rumah Ketua Adat, Warsim.
Api merembet ke rumah sebelahnya, awalnya hanya dua rumah yang terbakar. Namun, lantaran jarak rumah berdekatan, tiga rumah lainnya ikut terbakar.
Terkait penyebab kebakaran di Kampung Kuta, Didi menduga lantaran korsleting listrik.
Beruntung para pemilik rumah bisa melarikan diri saat kejadian kebakaran tersebut, sehingga tidak ada korban jiwa.
“Kurang lebih ada sekitar 15 jiwa dalam 5 rumah tersebut, saat ini mengungsi. Kami belum bisa mengkonfirmasi para pemilik rumah karena masih syok rumahnya terbakar,” kata Didi. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)