Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melaksanakan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap 2.
Sebelumnya, Disnakkan Ciamis juga telah melaksanakan vaksin PMK tahap 1 pada bulan Juni 2022 lalu. Pada pelaksanaan tahap pertama tersebut berjalan lancar, dengan mencapai 105 persen dari target 800 dosis, atau terealisasi 838 dosis.
Kepala Disnakkan Ciamis, Syarief Nurhidayat menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi tahap 2 ini, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian PMK di Kabupaten Ciamis.
“Jadi tujuannya dari vaksin PMK ini adalah untuk antibodi atau kekebalan pada hewan ternak. Sehingga nantinya bisa melawan antigen maupun mikro organisme yang menjadi penyebab penyakit,” jelasnya kepada HR Online, Kamis (28/7/2022).
Baca Juga : Dapat 800 Dosis, Vaksinasi PMK untuk Ratusan Sapi di Ciamis Dimulai
Lanjut Syarief menambahkan, target vaksinasi PMK saat ini sebanyak 1.038 dosis, dengan perincian 838 dosis tahap 2 dan tahap 1 dosis 200 dosis.
Sedangkan untuk petugas yang terlibat ada 40 orang, dengan rincian 5 orang dokter hewan dan 35 orang. Petugas tersebut terdiri dari pejabat lingkup UPTD, paramedik dan petugas lapangan.
Kepada petugas teknis baik dokter hewan maupun pejabat lingkup UPTD, Syarief meminta untuk bekerja sesuai SOP yang berlaku. Selain itu, melaporkan kejadian secara berjenjang.
“Kemudian nanti bagi sapi yang telah divaksinasi agar mendapatkan kartu vaksin,” ucapnya.
Sementara hewan yang sekarang divaksin, sambungnya, adalah sapi-sapi yang sudah ada tahap 1.
“Kemudian ada tambahan sebanyak 200 dosis. Nanti akan dialokasikan ke sapi yang belum disuntik tahap pertama,” katanya.
Syarief mengungkapkan dalam pelaksanaan vaksinasi tahap 2 ini, ada keterlibatan dari BPBD Ciamis.
Hal tersebut mengingat di pemerintah pusat sudah ada kolaborasi antara BNPB, bahkan sudah ditunjuk sebagai koordinator.
“Alhamdulillah kemarin kita dapat bantuan APD, desinfektan dan yang lainnya dari BPBD Ciamis. Jadi tugasnya dalam vaksinasi PMK tahap 2 ini di lapangan, untuk mendampingi kita seperti halnya TNI dan Polri,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor-Adi)