Strategi investasi saat pasar volatil menunjukkan optimisme atas pemulihan perekonomian. Sehingga berpengaruh terhadap strategi investor untuk mencapai tujuan finansial.
Saat ini tekanan dari pasar global memiliki pengaruh besar terhadap kondisi finansial domestik. Faktor global yang masih berpengaruh termasuk dari suku bunga, pertumbuhan ekonomi, dan tekanan inflasi.
Meski risiko dari pasar global ada, namun kabar positifnya justru datang dari dalam negeri. Ada beberapa yang mempengaruhi sinyal penguatan perekonomian Indonesia.
Termasuk strategi investasi saat pasar volatil yang perlu dilakukan secara tepat. Mengingat pasar finansial global menunjukkan kondisi volatil di tahun ini.
Baca Juga: Keuntungan Waran Terstruktur Bagi Investor, Pilihan Alternatif Investasi
Ini Strategi Investasi Saat Pasar Volatil
Seperti yang diberitakan jika pasar finansial global sedang mengalami kondisi volatil. Meski demikian, perekonomian Indonesia sudah menunjukkan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Kondisi yang sedang terjadi ini memiliki tujuan yang lebih baik di masa depan. Hal ini dikatakan langsung oleh Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Krizia Maulana.
Ada strategi yang dilakukan oleh perusahaan ketika terjadi hal seperti ini. Tekanan dari pasar global masih memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pasar finansial domestik.
Ada indikasi tentang risalah FOMC jika sikap Fed lebih fleksibel terhadap kebijakan moneter. Front loading kenaikan dari suku bunga mampu memberi fleksibilitas untuk bisa melakukan perubahan di masa depan.
Namun semua tergantung dengan kondisi yang ada. Laju kenaikan suku bunga ini tergantung dengan kondisi ekonomi pada bulan Juni 2022 setelah rencana kenaikan bunga yakni sebesar 50 bps.
Baca Juga: Cara Investasi di Binance Mudah dan Aman Bagi Investor Pemula
Kondisi Perekonomian Membaik
Setelah pandemi mulai membaik, perekonomian beberapa negara juga kian baik. Hal ini pun juga terjadi di Indonesia.
Kondisi perekonomian yang belum stabil terkadang juga membuat seseorang berpikir ulang demi memperbaiki kebutuhan finansialnya.
Salah satunya dengan investasi. Katalis positif dari dalam negeri menjadi sinyal baik bagi investor.
Sebab, mereka masih bisa masuk pasar saham dengan menggunakan strategi investasi saat pasar volatil.
Tekanan pasar global masih memiliki pengaruh besar termasuk dengan 3 faktor utama yang mempengaruhinya.
Meski risiko pasar global semakin tampak masih ada sisi positif untuk perekonomian Indonesia. Ada beberapa faktor yang mendukung penguatan perekonomian bangsa.
Inflasi terkendali dan suku bunga riil relatif meningkat daripada negara lain. Semakin ketatnya moneter domestik tidak seagresif seperti The Fed atau bank sentral global.
Perekonomian yang membaik juga datang dari strategi investasi saat pasar volatil secara tepat. Posisi Indonesia sebagai net eksportir komoditas membantu memperbaiki perekonomian negara.
Baca Juga: Entitas Dalam Investasi Cukup Berpengaruh, Selektif saat Memilih
Kontribusi ekspor mampu memberikan hasil untuk mendorong neraca perdagangan menjaga stabilitas rupiah yang memburuk. Terkait inflasi, suku bunga, dan harga komoditas tinggi yang menjadi faktornya.
Mengingat kegiatan investasi membantu kebutuhan finansial masa depan, kini ada strategi investasi saat pasar volatil yang membantunya. Cara ini tepat untuk memperbaiki perekonomian pasca pandemi. (R10/HR-Online)