Strategi investasi ESG menjadi yang cukup mengalami pertumbuhan cepat di seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir ini investasi ESG memiliki sejarah panjang.
Investasi yang satu ini mempertimbangkan aspek etis. Selain itu, kurang lebih 10-15 tahun terakhir investasi berkembang mengadopsi berbagai aspek berkelanjutan.
Sehingga dapat menghadirkan berbagai inovasi di pasar modal. ESG adalah Environmental, Social and Governance yang kini mulai banyak diperbincangkan di berbagai belahan dunia.
Bagi Anda yang belum mengenal tentang investasi ini, sebaiknya bisa simak penjelasan berikut selengkapnya.
Baca Juga: Strategi Investasi Jangka Pendek yang Perlu Investor Pemula Lakukan
Pengertian dan Strategi Investasi ESG
Sebenarnya banyak jenis investasi yang kini bisa seluruh masyarakat lakukan di mana saja. Namun ada salah satu jenis investasi yang kini justru cukup banyak diperbincangkan.
Environmental Social Governance (ESG) adalah standar perusahaan dalam praktik investasi yang dilakukan. Standar tersebut terdiri dari 3 kriteria yaitu lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
Perusahaan yang menerapkan strategi ESG dalam bidang usahanya akan turut mengintegrasi dan mengimplementasi kebijakan perusahaan.
Sehingga setara dengan adanya 3 konsep investasi dan bisnis tersebut. ESG muncul dari kalangan swasta yang merespon secara mendesak menciptakan pembangunan perekonomian berkelanjutan.
ESG juga semakin populer setelah para investor gunakan pada tingkat regional hingga global. Bahkan hingga tingkat internasional.
Sebuah perusahaan yang menjalankan strategi ini juga menjadi salah satu pertimbangan oleh para investor dalam melakukan pengambilan keputusan dalam berinvestasi.
Sebuah perusahaan yang menerapkan strategi ESG sudah menerapkannya secara berkelanjutan sejak awal proses bisnis terjadi hingga operasional secara menyeluruh.
Selain dengan mengetahui pengertian dari ESG, berikut ini ada beberapa strategi investasi ESG yang membantu agar dapat berjalan dengan akhir yang baik.
Baca Juga: Ciri Investasi Ilegal Cocok Bagi Investor, Jangan Sampai Tertipu
ESG Integration
Strategi yang pertama yaitu ESG integration. Strategi yang satu ini merupakan analisis aspek-aspek ESG sebuah perusahaan oleh manajer investasi.
Setelah itu, barulah ada penyesuaian sebelum akhirnya mengambil keputusan investasi. Manajer investasi biasanya akan mencoba melakukan penaksiran yang sesuai, baik dari segi penjualan atau pembelian.
Dari penyesuaian inilah dapat kesimpulan apakah valuasi yang perusahaan tawarkan sesuai dan cukup menjanjikan atau tidak. Sehingga strategi investasi ESG cukup banyak yang memperhitungkannya.
Exclusionary
Sedangkan untuk strategi investasi ESG selanjutnya yaitu strategi ini bisa tepat sasaran. Membuat daftar perusahaan yang secara sentimen memiliki nilai negatif terhadap lingkungan atau masyarakat.
Untuk perusahaan yang masuk dalam kriteria negatif, misalnya perusahaan pengeruk daya alam atau yang mengarah pada perjudian.
Pastikan juga berbagai daftar perusahaan yang memiliki sisi negatif tersebut tidak masuk dalam pilihan penanaman modal investasi ESG Anda.
Baca Juga: Strategi Investasi Saat Pasar Volatil Memperbaiki Perekonomian Negara
Green Bond
Sedangkan untuk strategi investasi ESG yang lain ini mengarah pada perusahaan yang ramah lingkungan dan sejenisnya.
Pada strategi ini hanya bisa Anda lakukan untuk pembelian obligasi atau surat utang perusahaan terkait proyek yang berhubungan erat dengan lingkungan atau sosial. (R10/HR-Online)