Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Meski dengan ongkos pas-pasan, atlet Golden Fight Club Pangandaran nekat berangkat ke Kabupaten Karawang untuk mengikuti event Muangthai yang digelar KONI.
Tak disangka dalam ajang tersebut, atlet asal Pangandaran meraih 4 medali emas dan 3 perak.
Pelatih Golden Fight Club Pangandaran Harto mengatakan, para atlet telah melewati latihan selama satu bulan.
“Setiap hari para atlet berlatih mulai pukul 3 sore sampai pukul 8 malam. Memang sengaja berlatih untuk persiapan event muangthai,” katanya, Minggu (19/6/2022).
Baca Juga: PAN Pangandaran Usulkan Susi Pudjiastuti Sebagai Capres
Harto mengaku sempat mengajukan bantuan ke sejumlah instansi dan Pemkab Pangandaran, namun tidak digubris.
“Tak satupun yang peduli kepada kami dan tak satupun yang mau membantu para atlet. Tapi kami dari Golden Fight Club Pangandaran sepakat untuk tetap berangkat dan membawa kabupaten menjadi juara,” katanya.
Menurut Harto event muangthai di Karawang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk atlet dari Pangandaran.
“Dalam event tersebut ada beberapa kelas yang dipertandingkan. Semua kelas diikuti oleh para atlet Golden Fight Club Pangandaran. Dari masing-masing kelas tersebut kami meraih medali emas dan perak,” katanya.
Atlet yang meraih perak adalah Akhsan, Harto, dan Jevry di kelas 60 Kg. Sedangkan peraih medali emas Juned di kelas 64 Kg, Habib di kelas 80 Kg, Aziz di kelas 72 dan atlet wanita Ajeng Winda di kelas 60 Kg.
“Kami giat berlatih niat yang bersih dan tetap semangat untuk Kabupaten Pangandaran meskipun tak ada yang peduli, meskipun hanya modal sendiri. Tapi Alhamdulillah perolehan 4 emas 3 perak telah membawa nama harum Pangandaran,” katanya.
Salah satu atlet peraih medali emas, Ajeng Winda, mengaku bersyukur bisa meraih prestasi dengan membawa nama Pangandaran.
“Meskipun saya dan tim Golden Fight Club Pangandaran berangkat dengan uang pas-pasan namun berkat doa semuanya, Alhamdulillah kami mampu kibarkan bendera Kabupaten Pangandaran di event olahraga bergengsi,” katanya. (Entang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)