Metamorfosis lalat rumah sebenarnya sama seperti pada umumnya. Lalat akan mengalami metamorfosis sempurna. Seekor lalat rumah betina mampu menghasilkan telur hingga 150 butir dalam satu waktu masa berkembang biak.
Baca Juga: Fase Metamorfosis Nyamuk, Mulai dari Telur Hingga Nyamuk Dewasa
Lalat rumah betina juga cenderung menyukai permukaan lembab dan gelap seperti pupuk kandang dan bahan organik lainnya untuk bertelur.
Metamorfosis Lalat Rumah dan Tahapannya
Lalat merupakan salah satu jenis hewan yang melakukan metamorfosis sempurna. Proses daur hidup lalat rumah juga terbilang cukup cepat.
Hanya membutuhkan waktu satu hari untuk telur lalat rumah dapat menetas menjadi larva belatung. Belatung sendiri merupakan serangga putih tanpa kaki yang makan dari tempatnya bertelur selama tiga hingga lima hari.
Selanjutnya lalat rumah akan terus tumbuh. Terdapat empat tahap daur hidup lalat rumah, berikut ini penjelasannya.
Tahap Telur
Tentu saja metamorfosis serta siklus hidup lalat rumah juga berawal dari telur. Telur lalat berbentuk seperti butiran beras yang sangat kecil.
Lalat rumah betina umumnya bertelur di tempat yang memiliki sumber makanan sekaligus untuk larva.
Baca Juga: Jenis Hewan Amfibi Memiliki Kemampuan Hidup di Dua Alam
Rata-rata larva betina akan bertelur hingga 500 butir selama hidupnya. Kemudian telur akan menetas 8-20 jam dalam suhu normal.
Tahap Larva
Setelah menetas, lalat akan memasuki tahap larva. Pada lalat, larvanya terkenal dengan nama belatung.
Tahap ini lebih fokus pada penyimpanan energi makanan untuk tahap berikutnya sebagai persiapan dalam siklus hidup mereka.
Lalat juga akan berganti kulit hingga beberapa kali dalam tahap ini hingga menggelap.
Tahap Pupa
Pupa atau kepompong juga lalat alami. Tahapan metamorfosis lalat rumah ini akan membuat cangkang mereka lebih keras.
Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Daur Hidup Kecoa dari Bertelur Hingga Dewasa
Lalat kemudian tidak akan aktif selama tiga hingga enam hari ke depan hingga sepenuhnya menjadi lalat.
Lalat Dewasa
Setelah melewati berbagai tahapan di atas, lalat akan keluar dari kepompong mereka dalam wujud yang sudah memiliki sayap.
Harapan hidup lalat rumah cukup besar, yakni berkisar antara 15 sampai 30 hari. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti suhu, lokasi, dan kondisi tempat tinggal.
Lalat sangat mudah ditemukan pada lokasi yang lebih hangat. Proses berkembang biak lalat rumah juga lebih cepat daripada mereka yang hidup liar.
Lalat memang tidak menimbulkan ancaman ketika menggigit manusia, karena ia sendiri tidak memiliki gigi. Namun, hewan ini dapat mentransfer lebih dari 100 patogen yang berbeda.
Itulah kenapa kebanyakan lalat rumah harus kamu hindari. Tujuannya agar berbagai kuman yang ada di tubuh lalat tidak berpindah ke benda lain, terutama makanan.
Jika makanan sudah dihinggapi lalat, maka artinya sudah banyak kuman bibit penyakit. Jika makanan tersebut dikonsumsi, maka penyakit pencernaan akan mengintaimu.
Sebagai serangga, metamorfosis lalat rumah sudah menjadi hal biasa sebagai tahap mereka bertumbuh. Lalat rumah betina akan bertelur hingga nantinya menetas, menjadi larva, pupa, hingga lalat dewasa. (R10/HR-Online)