Kesetimbangan asam basa merupakan salah satu materi yang ada di dalam kimia dasar.
Di dunia ini ada begitu banyak zat atau larutan yang ada. Semua zat tersebut kemudian terbagi menjadi dua jenis sifat, yaitu asam dan basa.
Lantas apa itu asam basa? Asam basa merupakan dua zat yang keberadaannya sangat bermanfaat bagi manusia untuk kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Faktor yang Mempengaruhi Titrasi Asam Basa, Pengertian, dan Jenisnya!
Memahami Kesetimbangan Asam Basa
Asam dan basa merupakan dua kandungan zat yang saling menetralkan. Apabila kedua zat ini tercampur, maka sifat asal dari keduanya akan hilang dan menjadi netral.
Menurut Svante August Arrhenius, seorang ahli kimia asal Swedia, asam merupakan sebuah zat yang akan terurai jika di dalam air dan menghasilkan ion H+.
Di dalam ilmu kimia saat ini, arti dari asam adalah senyawa yang memiliki pH lebih kecil dari 7 jika terlarut dalam air.
Sedangkan menurut Arrhenius, basa merupakan semua zat yang akan menghasilkan OH- jika larut di dalam air.
Arti dari basa pada ilmu kimia sekarang adalah senyawa yang memiliki pH di atas 7 jika larut dalam air. Jika basa bereaksi dengan asam, maka akan menghasilkan senyawa ‘garam’.
Pada materi asam dan basa, terdapat istilah kesetimbangan. Tetapan kesetimbangan asam basa merupakan tingkat kekuatan asam yang akan memberikan ukuran tingkat kemudahan ion hidrogen yang dapat spesies bersangkutan lepaskan.
Sebagian dari asam lemah akan mengalami ionisasi. Alhasil, dalam pelarutannya akan terjadi kesetimbangan reaksi antara ion dari asam dengan molekul asam yang terlarut dalam air.
Pada reaksi kesetimbangan akan terlihat suatu tetapan kesetimbangan ketika reaksi yang dihasilkan sudah dalam keadaan seimbang.
Dengan kata lain, konsentrasi dari reaktan sudah berkurang ketika terjadinya reaksi.
Baca Juga: pH Larutan Penyangga Jenis Asam dan Basa yang Sebenarnya!
Ciri dalam Sistem Keseitmbangan
Terjadinya reaksi kesetimbangan asam dan basa akan berlangsung dalam dua arah.
Hal ini kemudian dapat terlihat dari ciri-ciri dalam suatu sistem keseimbangan. Ciri tersebut adalah nilai kesetimbangan yang tidak akan pernah berubah meski terjadi perubahan waktu.
Kesetimbangan dua zat ini pada prinsipnya akan terjadi pada senyawa asam dan basa. Pada umumnya, senyawa yang akan mengalami reaksi adalah asam dan basa lemah.
Baca Juga: Teori Bronsted Lowry Asam Basa Kimia, Ini Dia Contohnya!
Arti dan Rumus Derajat Ionisasi
Derajat ionisasi merupakan perbandingan dari jumlah molekul suatu zat yang terionisasi dengan jumlah molekul zat mula-mula.
Jumlah konsentrasi yang bereaksi atau berubah menjadi ion akan tergantung dengan derajat ionisasi ini.
Kemudian, derajat ionisasi tersebut dapat dirumuskan menjadi:
α = (jumlah zat yang menjadi ion) / (jumlah mula-mula zat yang dilarutkan)
Derajat ionisasi ini cukup penting untuk kamu ketahui dalam memahami materi kesetimbangan asam basa kimia. Kamu juga dapat mencari besaran derajat ion yang terjadi dengan menggunakan rumus yang sudah ada. (R10/HR-Online)