Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Dari ribuan siswa tingkat pendidikan dasar yang dinyatakan lulus, ada satu orang siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Banjar, Jawa Barat, yang dinyatakan tidak lulus oleh pihak sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar, Kaswad, melalui Kepala Bidang Dikdas, Surdam mengatakan, 1 orang yang tidak lulus tersebut merupakan siswa SDN 2 Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja.
Siswa tersebut dinyatakan tidak lulus, karena sebelumnya saat duduk di bangku kelas 6 keluar dari sekolah. Sehingga tidak mengikuti pelaksanaan ujian.
Menurutnya, pihak sekolah juga sudah mengupayakan supaya siswa tersebut dapat mengikuti pelaksanaan ujian. Akan tetapi, dari pihak keluarga yang bersangkutan kurang merespon.
“Jumlah siswa kelas 6 jenjang pendidikan SD itu sebanyak 2599 siswa. Satu siswa SD tidak lulus. Sehingga untuk tingkat SD tingkat kelulusannya hanya 99,97 persen,” kata Surdam kepada HR Online, Rabu (15/6/2022).
Sementara untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), dari 2619 siswa kelas IX yang ada di setiap masing-masing lembaga satuan pendidikan, semuanya dinyatakan lulus ujian.
Berdasarkan data tersebut, kata Surdam, jumlah keseluruhan siswa SD dan SMP pada tahun ini yaitu 5218 orang.
“Adapun persentase kelulusan untuk siswa SD 99,97 persen karena ada 1 siswa yang tidak lulus. Sedangkan untuk siswa SMP lulus 100 persen,” katanya.
Menindaklanjuti kelulusan tersebut, pihaknya mengingatkan kepada masing-masing kepala satuan pendidikan untuk memantau siswanya. Hal tersebut agar siswa yang lulus tidak melakukan euforia berlebihan, seperti arak-arakan, maupun aksi euforia lainnya.
Sedangkan apabila kedapatan ada siswa yang melakukan aksi euforia berlebihan dan mengganggu ketertiban umum, maka pihak Disdikbud akan memberikan sanksi teguran.
“Untuk antisipasi euforia itu kami sudah mengeluarkan surat edaran kepada kepala satuan pendidikan, untuk mengendalikan siswanya masing-masing,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)