Berita Banjar (Harapanrakyat.com),- Menjelang perayaan kurban Idul Adha 1443 H, permintaan domba dan kambing di Kota Banjar, Jawa Barat, masih landai. Para bandar dan peternak belum merasakan peningkatan omzet yang signifikan.
Salah satunya peternakan domba Maftuhin, Lingkungan Margasari, Kelurahan Bojongkantong, Banjar.
Pengelola peternakan Ali Mahfud mengatakan saat ini omzet penjualan kambing dan domba untuk kurban masih landai. Belum ada tanda-tanda peningkatan. Namun ia optimis omzet bakal meningkat pada H-7 Idul adha.
“Sudah ada beberapa yang mengambil pesanan. Permintaan domba di Banjar belum begitu ramai. Mungkin nanti mendekati hari pelaksanaan,” kata Ali Mahfud kepada HR Online, Kamis (23/6/22).
Meski begitu, dua pekan menjelang hari raya Idul Adha sudah ada beberapa pelanggan lokal maupun luar daerah yang mulai memesan hewan kurban. Seperti dari Cikarang, Jakarta dan daerah lain sekitar Kota Banjar seperti wilayah Ciamis.
Baca Juga: Permintaan Domba dan Kambing di Ciamis Meningkat di Tengah Wabah PMK
“Untuk pelanggan yang dari Cikarang sudah pesan 80 ekor. Untuk pelanggan yang lain jumlahnya belum begitu banyak. Jadi memang belum ada peningkatan omzet penjualan,” katanya.
Ali Mahfud menyebut wabah penyakit dan kuku (PMK) tidak begitu berdampak pada ketersediaan domba dan kambing. Mengingat wabah PMK ini lebih banyak menyerang ternak sapi.
Sejauh ini, kata Ali, untuk pasokan ternak kambing dan domba masih berjalan normal dan lancar. Kondisi hewan ternak juga tidak terserang penyakit PMK.
“Kalau pasokan kambing sampai sekarang masih lancar-lancar saja Mungkin untuk ternak sapi yang agak terganggu karena wabah PMK,” katanya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)