Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Goa Nyalindung di Desa Cintakarya, tepatnya di Dusun Karangkamulyan, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tawarkan wisata minat khusus, arena renang dan wahana edukasi mina padi.
Berwisata ke Goa Nyalindung ini akan terasa seperti berlibur ke rumah nenek di kampung dengan berbagai ciri khas suasana alam pedesaan. Karena obyek wisata ini sengaja menggunakan konsep berlibur ke rumah nenek.
Penggagas obyek wisata Goa Nyalindung di Desa Cintakarya, Muhrodin Susilawan mengaku optimis dibukanya wisata Goa Nyalindung ini akan berkembang dengan baik.
Ia melihat potensi yang ada di lokasi wisata tersebut cukup komplit. Jadi selain wisata goa, ada juga wahana air untuk berenang dewasa dan anak-anak. Serta wisata edukasi yang bekerjasama dengan Politeknik, yakni membuat mina padi dan ikan.
“Mina padi ajang wisatawan untuk belajar menanam padi. Selain mengefisiensi penggunaan pupuk kimia, ada dobel keuntungan dari mina padi, yaitu panen padi, juga panen ikan,” terangnya, saat soft launching Wisata Goa Nyalindung, Minggu (12/06/2022).
Baca Juga : Langkah Nyata Sandiaga Uno Bangun Ekonomi Didukung Pelaku Wisata Pangandaran
Konsep Wisata Goa Nyalindung di Desa Cintakarya
Menurut Muhrodin, dengan konsep berlibur ke rumah nenek, wisatawan diajak untuk menikmati alam, kebudayaan dan wahana edukasi menanam padi.
“Saya yakin wisatawan akan penasaran dengan konsep berlibur ke rumah nenek ini. Terlebih dengan dukungan sarana penunjang yang tidak hanya melakukan satu hal. Tetapi ada beberapa wahana yang membuat wisatawan akan ketagihan terus,” ungkapnya.
Muhrodin mengatakan, hal ini selaras dan sejalan dengan visi Kabupaten Pangandaran sebagai daerah pariwisata.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin mengapresiasi dengan dibukanya wisata Goa Nyalindung di Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi itu.
Ia mengatakan, setiap kepala desa harus memahami serta menyelaraskan program kerjanya dengan kebijakan pemerintah kabupaten.
Harapannya, pertumbuhan ekonomi dapat sejalan dengan visi misinya, dan kemandirian desa akan terbentuk. Selain itu, penguatan kelembagaan desa dalam menginventarisir potensi program kerjanya juga berbasis potensi dan data desa presisi.
“Konsep mengembangkan desa dengan ekonomi kerakyatan, ini sebuah gerakan desa yang cukup bagus. Langkah-langkahnya selaras dengan visi misi Kabupaten Pangandaran sebagai daerah pariwisata,” kata Asep Noordin, saat menghadiri soft launching Goa Nyalindung.
Baca Juga : HPI Dukung Pariwisata Pangandaran dengan Perkuat SDM Tour Guide
Kembangkan Potensi Desa
Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa, desa-desa sedang bergerak sesuai dengan regulasi Perda Desa Wisata. Seperti halnya Desa Cintakarya ini bisa dikembangkan dan digali potensinya.
Ia menilai Desa Cintakarya memiliki potensi yang lengkap. Ada budaya, kondisi alamnya yang luar biasa. Juga ada Kampung Nusantara yang mungkin menjadi satu-satunya di Jawa Barat atau bahkan di Indonesia.
Kehidupan keberagaman suku, bahasa, adat istiadat dalam bingkai persatuan Bhineka Tunggal Ika bisa terbangun dengan harmonis di Kampung Nusantara.
“Saya apresiasi masyarakatnya kompak, bersama-sama membuka destinasi wisata Goa Nyalindung sebagai obyek wisata minat khusus yang layak untuk wisatawan,” ungkapnya.
Menurut Asep Noordin, konsep wisata itu harus terintegrasi karena ada kultur budaya dan alam. Semuanya harus selaras dan saling melengkapi, sehingga masyarakat setempat dapat merasakan jelas dampak dari adanya objek wisata tersebut.
“Saya berharap pembukaan destinasi baru ini harus ada unsur 3A, yakni Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas. Juga 3S, yaitu Senyum, Salam, Sapa,” katanya.
Terpenting, Imbuh Asep Noordin, masyarakat sekitar harus bisa merasakan manfaatnya, dengan adanya destinasi ini untuk mendorong peningkatan pendapatan ekonomi warga. (Madlani/R3/HR-Online/Editor-Eva)