Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Akibat belum ada PJTKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia) resmi di Kota Banjar, Jawa Barat. Masyarakat harus mencari penyalur kerja ke luar daerah bagi mereka yang ingin bekerja ke negeri orang.
Hal itu disampaikan Kadis Tenaga Kerja Kota Banjar, Sunarto, melalui Pengantar Kerja Ahli Muda, Endi Apandi, kepada wartawan, Kamis (09/06/2022).
“Belum punya perusahaan penyalur kerja ke luar negeri khusus di Kota Banjar. Jadi, kebanyakan masyarakat melalui penyalur yang ada di luar kota,” kata Endi.
Menurutnya, kemungkinan hal itu bisa terjadi karena belum ada minat atau ketertarikan orang untuk mendirikan perusahaan penyalur tenaga kerja ke luar negeri di Kota Banjar.
Baca Juga : Antisipasi Corona Covid-19, Disnaker Kota Banjar Pantau TKA dan TKI
Endi juga menyebutkan, pada tahun ini jumlah pekerja migran Indonesia asal Kota Banjar yang resmi dan sudah berangkat serta bekerja ke berbagai negara ada sebanyak 23 orang.
Pekerja migran yang berjumlah 23 orang itu tersebar di beberapa negara, yakni Taiwan, Korea, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Jepang. Mereka bekerja dengan berbagai pekerjaan, seperti kerja di rumah makan dan penangkapan ikan di laut.
“Tapi dominan masyarakat Banjar banyak yang kerja ke negara Jepang, Taiwan, Malaysia, dan Brunei,” papar Endi.
Sementara itu, selama dua tahun terakhir ini tidak ada keberangkatan pekerja migran Indonesia dari Kota Banjar, karena dampak dari pandemi Covid-19.
“Dua tahun lalu kosong tidak ada keberangkatan karena pandemi dan tidak mengeluarkan rekomendasi,” imbuhnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)