Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita Banjar400 Tenaga Kependidikan Kota Banjar H2C Gegara Penghapusan Honorer, Begini Kata Kadisdik

400 Tenaga Kependidikan Kota Banjar H2C Gegara Penghapusan Honorer, Begini Kata Kadisdik

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Aliansi Honorer Nasional (AHN) Kota Banjar, Jawa Barat, H2C alias harap-harap cemas, gara-gara 2019 tenaga honorer nasibnya terancam. Hal tersebut seiring dengan rencana penghapusan tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang.

Diketahui, dari 2019 tenaga honorer tersebut, sebanyak 400 orang di antaranya merupakan honorer yang bekerja sebagai tenaga kependidikan.

Menanggapi keresahan akan penghapusan honorer itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Kaswad mengatakan, pihaknya sudah berupaya mencarikan solusi honorer tenaga kependidikan tersebut.

Ia menyebutkan, dari 400 orang itu, sebanyak 195 orang sudah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), melalui jalur rekrutmen PPPK tahun 2021.

Selebihnya, untuk yang 205 orang pihaknya akan mendorong agar honorer tenaga kependidikan tersebut mengikuti rekrutmen PPPK tahun ini.

Baca Juga : AHN Kota Banjar Cemas Gegara SE Penghapusan Tenaga Honorer

“Namun untuk rekrutmen itu masih menunggu kuota yang akan diterima untuk Kota Banjar,” kata Kaswad kepada HR Online, Kamis (9/6/22).

Apabila tenaga honorer yang mengikuti rekrutmen PPPK tersebut masih belum lulus seleksi, pihaknya tentunya akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

“Saya akan dorong untuk mengikuti seleksi PPPK tahun 2022. Selanjutnya, kalau masih belum terekrut pada seleksi PPPK, Kota Banjar akan mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Sementara itu, terkait rekrutmen PPPK dan CPNS, Kepala Bidang Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjar, Nenta mengatakan, saat ini masih menunggu regulasi dan kuota formasi dari Kementerian terkait.

Pada tahun ini, kata Nenta, pemerintah tidak membuka rekrutmen ASN melalui jalur CPNS. Namun hanya membuka rekrutmen PPPK.

Adapun formasi yang pihaknya usulkan yaitu formasi guru, tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian (tenaga teknis).

“Untuk rekrutmen PPPK kami sudah memberikan formasi usulan. Tapi kuota yang diterima belum turun. Masih proses menunggu regulasi Kemendikbud dan Kemenkes,” katanya belum lama ini. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Jalan ambles Ciamis

Tinjau Jalan Terdampak Longsor dan Ambles, Bupati Ciamis: Segera Diperbaiki

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya meninjau jalan yang terdampak tanah longsor dan ambles di sejumlah titik di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Jalan...
Diskon Tarif Tol

Diskon Tarif Tol Arus Balik Lebaran 2025, Ini Jadwal dan Rinciannya!

harapanrakyat.com,- Jasa Marga memberlakukan sejumlah kebijakan untuk mencegah kemacetan saat arus balik Lebaran 2025. Salah satunya menerapkan diskon tarif tol yang berlaku mulai hari...
Jurnalis Bantu Polisi

Aksi Solidaritas Sejumlah Jurnalis TV di Garut, Bantu Polisi Amankan Arus Balik Mudik Lebaran

harapanrakyat.com,- Sejumlah jurnalis televisi di Garut membantu aparat kepolisian yang tengah mengamankan arus lalu lintas di simpang empat Sigobing. Meski di tengah hujan deras,...
Naik Sepeda

Pemudik Asal Kuningan Pilih Naik Sepeda ke Bandung saat Arus Balik Lebaran

harapanrakyat.com,- Di tengah lonjakan kendaraan yang menghiasi arus mudik lebaran, Nurdin Yusuf (31), seorang pria asal Kuningan Jawa Barat, memilih jalur yang berbeda. Ia...
Aset Pemkab

Warga Bersihkan Aset Pemkab Ciamis yang Terlantar di Cipaku, Begini Respons BPKD

harapanrakyat.com,- Pemkab Ciamis melalui BPKD mengapresiasi inisiatif warga yang membersihkan aset pemerintah di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku. Apalagi sebelumnya lokasi tersebut banyak rumput liarnya.  Kabid...
Kisah Polisi Jujur di Garut, Kembalikan Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Milik Pemudik

Kisah Polisi Jujur di Garut, Kembalikan Dompet Berisi Uang Rp 5 Juta Milik Pemudik

harapanrakyat.com,- Sikap jujur Ipda Hadiansyah, salah seorang perwira polisi dari Polres Garut, Jawa Barat, patut diapresiasi. Pasalnya, Hadiansyah mengembalikan uang pemudik yang hilang di...