Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarWabah PMK Tak Pengaruhi Penjualan Daging Sapi di Pasar Banjar

Wabah PMK Tak Pengaruhi Penjualan Daging Sapi di Pasar Banjar

Berita Banjar (Harapanrakyat.com),- wabah penyakit kuku dan mulut atau PMK yang menyerang hewan ternak sapi ini rupanya tidak berdampak pada penjualan daging sapi di Pasar Tradisional Kota Banjar, Jawa Barat.

Ari Resti, Pedagang daging, mengaku belum mengetahui informasi terkait wabah PMK yang menyerang ternak sapi tersebut. Namun menurutnya sejauh ini omzet penjualan daging dan pasokan masih berjalan lancar.

Harga daging sapi di Pasar Banjar saat ini bahkan mulai turun dari sebelum lebaran Rp 160 ribu per kilogram sekarang berkisar antara Rp 130-140 ribu per kilogram.

“Penjualan masih lancar saja. Cuma paling rada berkurang karena sekarang sudah melewati masa libur lebaran,” katanya kepada HR Online, Kamis (12/5/22).

Sejauh ini untuk pasokan daging sapi dari rumah pemotongan hewan (RPH). Sehingga tidak khawatir tentang kualitas daging sapi karena sebelumnya sudah ada pemeriksaan kesehatan.

“Untuk daging ambilnya dari RPH. Biasanya saya habis 2 ekor sapi untuk setiap hari penjualan,” katanya.

Ajis, Pedagang lainnya menambahkan, ia tidak begitu khawatir dengan wabah PMK. Menurutnya pasokan daging sapi miliknya merupakan stok lama sehingga tidak begitu mempengaruhi omzet penjualan.

Kalaupun ada penurunan omzet, kata Ajis, hal itu karena situasi lebaran sudah kembali normal. Banyak warga yang sudah kembali ke kota untuk bekerja.

“Saya ambil barangnya dari Tasik. Itu juga stok lebaran. Jadi tidak ada pengaruh, masih berjalan seperti biasanya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan Peternakan dan Pertanian Kota Banjar menyampaikan wabah penyakit kuku dan mulut yang menyerang ternak sapi, kambing dan domba. Sebanyak 11 ekor sapi di Kota Banjar terjangkit wabah PMK.

Namun begitu, Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan Kota Banjar Iis Meilia mengatakan bahwa daging sapi yang terkena PMK tetap aman konsumsi. Syaratnya daging tersebut harus dimasak dengan matang.

“Penyakit Mulut dan Kuku pada sapi bukan zoonosis, jadi dagingnya aman untuk dikonsumsi. Tetapi tetap lebih baik dimasak matang,” katanya (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...
Perahu Wisata Terbalik

Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

harapanrakyat.com,- Sebuah perahu wisata terbalik di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Perahu yang mengangkut sembilan wisatawan asal Karawang itu terbalik saat melintas di perairan...
Pelaku Curas

Empat Pelaku Curas terhadap Pria Disabilitas di Sumedang Berhasil Ditangkap

harapanrakyat.com,- Empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap seorang pria disabilitas berinisial AK (26) di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Uniknya,...