Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Petugas Balawista Pangandaran, Jabar, melaporkan, selama libur lebaran tahun 2022, tidak ada wisatawan yang meninggal dunia akibat laka laut.
Ketua Balawista Pangandaran Wicaksono membenarkan hal itu, Senin (9/5/2022).
“Alhamdulillah tidak terjadi laka laut yang merenggut nyawa wisatawan,” ujar Wicaksono.
Baca juga: Objek Wisata Kampung Olot Nusadanas di Pangandaran Dipadati Pengunjung
Hanya saja, selama libur lebaran 2022 ini, kejadian anak tersesat dan wisatawan tertinggal rombongan cukup banyak.
“Total anak tersesat selama libur lebaran ini mencapai sekitar 2000 an,” katanya.
Seperti yang terjadi Senin (9/5/2022), seorang balita tersesat dan diamankan petugas Balawista di Pos 1 Pantai Barat Pangandaran.
Petugas lalu mengumumkan melalui pengeras suara. Selang beberapa jam, orang tua dari balita itu datang ke petugas dan membawa anaknya.
Sayang sikap kurang kooperatif ditunjukan oleh orang tua dari balita tersebut. Tanpa basa basi, orang tua balita pergi begitu saja, tanpa mengucapkan terima kasih.
Sontak saja, hal itu membuat para pengunjung lain geram, lalu meneriaki orang tua balita yang tersesat.
Wicaksono mengimbau, kepada wisatawan agar selalu mematuhi rambu rambu laut yang dipasang oleh petugas.
“Kepada wisatawan jaga dan awasi juga anak-anak kita, agar tidak banyak yang tersesat seperti saat libur lebaran tahun 2022 ini,” pungkasnya. (Entang/R8/HR Online/Editor Jujang)