Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita TasikmalayaPMII Soroti Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Kota Tasikmalaya

PMII Soroti Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Kota Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Berserakannya sampah di hampir setiap titik pinggir jalan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terus menuai polemik.

Setelah sebelumnya mendapat sorotan dari Lembaga Perlindungan Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI), kali ini Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Tasikmalaya juga ikut menyoroti masalah sampah.

PMII menilai polemik sampah di Kota Tasikmalaya tidak pernah terselesaikan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya. 

Menurut Ketua PMII Kota Tasikmalaya Muhaemin Abdul Basit, peran Pemkot Tasikmalaya tidak begitu signifikan dalam pengelolaan sampah.

Baca Juga : Tsunami Sampah di Kota Tasikmalaya, Masih Layak Disebut Kota Resik?

“Sehingga menyebabkan pembeludakan sampah di mana mana,” ucapnya kepada HR Online, Rabu (25/5/2022).

Alasan Klasik Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Kota Tasikmalaya

Sebelumnya diberitakan HR Online, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, Deni Diyana, mengakui terjadi peningkatan jenis sampah rumah tangga selama akhir ramadan sampai lebaran.

Oleh karena itu, menurutnya armada pengangkut sampah yang DLH miliki cukup kewalahan menanganinya.

Selain itu, permasalahan lainnya salah satu alat berat (dozer) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir rusak. Sehingga operasional pengolahan sampah terganggu. 

“Jadi, truk sampah yang seharusnya datang dan langsung curah, karena ada penumpukan sampah maka terjadi antrean truk antara 2-3 jam,” tutur Deni.

Menurutnya, antrean truk tersebut membuat rotasi armada pengangkut sampah menjadi terganggu.

Biasanya, armada mengangkut 4-6 rit. Akan tetapi saat ini, katanya, truk paling bisa mengangkut sampah 3-4 rit saja. 

“Kondisi ini lah yang otomatis berdampak pada pengangkutan sampah di TPS-TPS di wilayah Kota Tasikmalaya,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PMII Kota Tasikmalaya menegaskan, bahwa alasan armada adalah klasik.

Pasalnya, pada tahun 2021 Pemkot menyampaikan kendala tidak maksimalnya pengelolaan sampah karena kurangnya armada.

“Kemudian tahun 2022 poin yang disampaikan masih sama yaitu kurangnya armada,” jelasnya.

Sehingga menurutnya, hal tersebut memperlihatkan tidak matangnya perencanaan Pemkot Tasikmalaya dalam mengkaji dan mencari solusi menangani sampah berserakan di pinggir jalan.

“Ini membuktikan Pemkot Tasikmalaya tutup mata,” tukasnya.

Masalah Sampah Jadi Bom Waktu

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa penanganan sampah perlu perencanaan yang matang, dan eksekusi yang cepat, serta menangani dari hulu sampai hilir.

Selain itu, peran komunikasi Pemkot Tasikmalaya dan stakeholder harus berjalan. Hal tersebut untuk menangani dan menekan jumlah sampah.

Jadi, katanya, bukan cuma menyalahkan dan menekan kesadaran masyarakat saja. Dan tidak perlu pura-pura kekurangan informasi mengenai masalah sampah berserakan di pinggir jalan Kota Tasikmalaya.

“Lihat saja dampak lingkungan yang kita rasakan saat ini. Sungai tercemar, banjir ketika hujan. Selain itu, saat kemarau panasnya luar biasa, karena gas metana sampah hasilkan,” katanya.

Muhaemin menegaskan, bukan masyarakat saja yang dituntut untuk disiplin. Tetapi pemerintah dan pengusaha yang ada di Kota Tasik agar disiplin dan sadar bahwa sampah bukan masalah yang sepele.

“Apalagi Kota Tasikmalaya menurut BPS jumlah penduduknya 716.000 orang dan luas lahan 18.385,07 hektare, ini akan menjadi bom waktu, ketika pengelolaan sampah tidak dikelola dengan baik,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...