Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Gubernur Jabar Ridwan Kamil berupaya untuk mengurangi emisi karbon. Salah satunya dengan pengembangan PLTB di Jabar atau pembangkit listrik tenaga bayu.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Ridwan Kamil melaksanakan kunjungan kerja ke London, Inggris, pada Selasa (25/5/2022). Ridwan Kamil menjajaki kerja sama dengan sejumlah pihak pada bidang energi baru terbarukan, teknologi, pendidikan hingga ekonomi kreatif.
Awal kunjungan, Ridwan Kamil bertemu dengan Ryse Enery. Sebuah perusahaan yang fokus pada bidang energi baru terbarukan yang memakai PLTB atau pembangkit listrik tenaga bayu.
“Indonesia punya kewajiban mengenai energi ramah lingkungan. Tidak harus mulai dengan skala besar dulu, karena biasanya prosesnya lama. Saya senang meski skala kecil namun konkret,” ujar Ridwan Kamil.
Pengembangan PLTB di Jabar juga sebagai komitmen dan langkah nyata untuk mengurangi emisi karbon. Untuk pengembangan PLTB di Jabar ini rencananya mulai bulan Juni 2022. Langkah awal dengan melakukan survei ke beberapa lokasi di Jabar.
Ridwan Kamil menyebut rencana pengembangan ini pernah dibahas bersama Ryse Energy. Intinya, perusahaan tersebut siap melakukan uji coba di Jabar. Pemprov Jabar pun telah menindaklanjutinya dengan survei ke beberapa lokasi.
Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih menyebut sejumlah lokasi berpotensi. Namun juga perlu melakukan langkah-langkah.
Langkah pengembangan PLTB di Jabar ini dengan mencari mitra untuk kerja sama dengan Ryse Energi, salah satunya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jabar.
Selain energi, Ridwan Kamil pun menajajaki kerja sama pada bidang ekonomi kreatif. Ia bertemu dengan Penasihat Ekonomi Kreatif London John Newbigin. Menurutnya saat ini belum ada organisasi internasional yang mewadahi berbagai potensi, jaringan dan pengembangan maksimal.
“Kita punya rencana berkoalisi untuk membuat ekonomi kreatif supaya memiliki impact yang lebih besar,” terangnya.
Rencananya pada Oktober 2022 akan deklarasi di Bali didirikannya organisasi koalisi yang mewadahi ekonomi kreatif dunia. Harapannya memiliki dampak global ekonomi kreatif untuk seluruh pelosok negeri. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)