Kegunaan makromolekul dalam tubuh masih belum banyak orang ketahui. Bahkan, definisi makromolekul sendiri masih sedikit orang yang tahu.
Sebagai makhluk hidup, tentunya kita mengonsumsi makanan setiap harinya. Makanan yang kita konsumsi juga berbeda-beda mulai dari nasi, susu, telur, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup Beserta Molekul yang Mendasari
Makanan tersebut merupakan suatu kebutuhan bagi tubuh. Tahukah kamu, bahwa semua jenis makanan yang kita konsumsi termasuk ke dalam golongan molekul besar atau makromolekul?
Kegunaan Makromolekul dalam Tubuh Apa Saja?
Tubuh manusia terdiri dari banyak molekul di dalamnya. Makromolekul memiliki definisi berupa molekul dengan ukuran yang sangat besar.
Pada proses kimia, makromolekul sering merujuk pada lipid, karbohidrat, atau asam nukleat. Memiliki ukuran yang sangat besar membuat makromolekul mengandung massa molekul yang relatif besar juga.
Selain itu, struktur dari makromolekul juga cukup kompleks. Kegunaan makromolekul di dalam tubuh juga berbeda tergantung dengan jenisnya.
Fungsi Makromolekul Karbohidrat
Jenis molekul besar pertama adalah karbohidrat. Di dalam tubuh, karbohidrat memiliki fungsi:
- Menentukan indeks glikemik.
- Karbohidrat berfungsi untuk menurunkan risiko penyakit, terutama penyakit jantung.
- Menjadi sumber energi utama bagi tubuh.
- Sebagai pembatas dari asupan kalori.
Baca Juga: Proses Metabolisme Protein Mulai dari Perut Hingga Usus Secara Lengkap
Fungsi Makromolekul Protein
Jenis makromolekul kedua yang ada di dalam tubuh adalah protein. Berikut ini fungsi penting protein dalam tubuh:
- Berguna untuk proses pembentukan otot, tulang, kulit, dan darah.
- Untuk membangun, memperkuat, mengganti, dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
- Protein membantu dalam pembuatan antibodi untuk sistem kekebalan tubuh.
- Membentuk hormon untuk membantu sel dalam mengirim informasi genetika dan mengkoordinasikan fungsi sel bersama organ di dalam tubuh.
- Merupakan senyawa untuk membuat enzim.
- Mengangkut sel maupun zat seperti hemoglobin.
Fungsi Makromolekul Lemak
Lemak merupakan jenis makromolekul berikutnya. Adapun kegunaan makromolekul dalam tubuh adalah sebagai berikut:
- Menjadi sumber energi.
- Lemak sebagai sumber pertumbuhan sel.
- Melindungi fungsi otak manusia.
- Lemak berperan dalam penyerapan vitamin A, D, E, hingga vitamin K.
- Menunjang produksi dari hormon yang tubuh butuhkan.
- Membantu menjaga kesehatan kulit.
- Mendukung keseimbangan organ di dalam tubuh.
- Lemak membantu melindungi lapisan luar dari sel atau membrane sel.
Baca Juga: Tahapan Sintesis Protein Berperan Penting Sebagai Pondasi Tubuh
Fungsi Makromolekul Asam Nukleat
Asam nukleat juga ternyata termasuk ke dalam jenis makromolekul atau molekul besar dalam tubuh. Oleh sebab itu, asam nukleat juga memegang peranan penting, yaitu:
- Berperan sebagai pembawa informasi genetika manusia.
- Asam nukleat berperan dalam proses duplikasi diri dan pembawa sifat genetika.
- Sebagai ekspresi informasi genetika.
- Keberadaan asam nukleat sangat memudahkan proses forensik.
Siapa sangka bahwa makromolekul memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia. Jenis makromolekul sangat bermanfaat bagi tubuh kita.
Agar kegunaan makromolekul dalam tubuh berjalan lancar, maka kita juga harus mengonsumsi makanan yang mengandung jenis molekul ini dengan teratur. (R10/HR-Online)