Investasi padat karya menjadi salah satu kegiatan yang pemerintah lakukan untuk mengelola sumber daya manusia. Kegiatan ini pemerintah daerah lakukan.
Bahkan dalam dunia industri ada juga istilah yang sama untuk menyerap tenaga kerja dengan cara tersebut. Padat karya itu sendiri bisa memiliki artian pengolahan sumber daya manusia yang bekerja di lapangan dari pemerintah.
Padat karya ini menjadi salah satu kegiatan pembangunan yang banyak menggunakan tenaga manusia daripada dengan tenaga mesin.
Sudah banyak kegiatan seperti ini yang ada di pemerintahan Indonesia.
Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan dalam investasi padat karya. Selain itu, program padat karya juga membantu memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Apalagi bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap atau penghasilan.
Baca Juga: Strategi Investasi BP Jamsostek Targetkan Masuk Pasar Luar Negeri
Tujuan Adanya Investasi Padat Karya
Pemerintah melakukan banyak cara untuk dapat membantu memperbaiki perekonomian masyarakat. Salah satu yang dilakukan yaitu dengan adanya investasi tenaga kerja masyarakat.
Kebijakan ini pemerintah lakukan guna mengatasi kemiskinan yang ada di Indonesia. Dengan adanya Padat Karya, membantu masalah ini teratasi sedikit demi sedikit.
Padat karya itu sendiri adalah pengolahan sumber daya manusia yang bekerja di lapangan. Selain pengolahan tenaga yang bekerja di lapangan, juga ada pada bidang industri.
Industri padat karya dan industri padat modal menjadi dua istilah yang sama. Bahkan untuk membuktikan tujuan pemerintah, ada penekanan pada perusahaan untuk menerapkan investasi ini.
Hal ini bertujuan agar sumber daya manusia dapat terserap dengan baik. Sayangnya perusahaan yang tidak mau menggunakan banyak tenaga kerja akibat tidak mau menggajinya, justru masih banyak.
Hal ini karena perusahaan tersebut beranggapan jika terlalu banyak tenaga kerja justru mengalami kebangkrutan. Sehingga perusahaan lebih memilih padat modal.
Kejadian seperti ini akan merugikan bagi masyarakat yang memiliki kapasitas kemampuan seadanya.
Padahal tujuan dari didirikannya investasi padat karya yaitu untuk memberdayakan masyarakat pengangguran. Sehingga akan lebih mudah dalam menghidupi keluarganya dan terhindar dari kemiskinan.
Baca Juga: Investasi Barang Branded Bisa Hasilkan Cuan Tinggi, Ini Rekomendasinya
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rl
Melalui dukungan pemerintah untuk investasi padat karya yaitu munculnya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rl. Dengan kehadirannya, program tersebut terpercaya dan mampu mengurangi pengangguran di Indonesia.
Presiden RI sendiri telah mengumumkan adanya 16 pabrik baru yang membutuhkan tenaga kerja sebanyak 123.000 orang.
Program tersebut terjadi untuk dapat mengkomunikasikan kepada publik dan investor bahwa realisasi investasi berperan penting dalam mengurangi pengangguran.
Sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar, namun memiliki ketergantungan terhadap bahan baku impor dan pemasaran ekspor.
Baca Juga: Investasi Wakaf Uang dan Tata Cara yang Tepat Sesuai Syariat Agama
Saat fluktuasi kurs dolar Amerika mengalami risiko penurunan nilai usaha serta dampaknya akan terasa pada aspek ketenagakerjaan.
Adanya peran pemerintah dalam mengatasi pengangguran, mulai terasa dengan dibangunnya beberapa pabrik baru. Dengan membantu perusahaan untuk menggunakan investasi padat karya, dampaknya akan semakin baik untuk perekonomian Indonesia. (R10/HR-Online)