Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Fenomena matahari di atas Ka’bah, sejumlah mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Kota Banjar, Jawa Barat, melakukan koreksi atau kalibrasi arah kiblat di tempat ibadah lingkungan kampus.
Mereka melakukan kalibrasi arah kiblat dengan memanfaatkan fenomena rashdul qiblah, yang mana matahari pada hari ini Jumat 27 Mei 2022 posisinya tepat berada di atas Ka’bah.
Dosen pembimbing, Pandu Pribadi mengatakan, koreksi arah kiblat di tempat ibadah lingkungan kampus untuk memastikan posisi arah kiblat tidak bergeser dari garis ukur yang telah dilakukan sebelumnya.
Selain itu, melalui fenomena matahari di atas Ka’bah itu, ia ingin mengajak para mahasiswa melatih kemampuan mereka.
Sehingga nantinya dapat memanfaatkan keilmuannya yang telah mereka peroleh dan mengimplementasikan kepada masyarakat.
“Dari hasil koreksi yang dilakukan, posisi arah kiblat tidak bergeser. Arah kiblat berada posisi 295,06 derajat,” kata Pandu kepada HR Online, Jumat (27/05/2022).
Ia juga menyebutkan, berdasarkan data aplikasi qiblat Tracker, jarak arah kiblat dari arah Banjar ke titik Ka’bah jaraknya sekitar 8.139 kilometer.
Baca Juga : Ikatan Keluarga Mahasiswa Banjar Patroman Santuni Anak Yatim
Dalam prakteknya, kata Pandu, pelaksanaan kalibrasi arah kiblat tersebut tidak terlalu sulit. Selain itu, para mahasiswa hanya butuh peralatan untuk pengukuran atau kalibrasi arah arah kiblat juga cukup sederhana.
Gunakan Mizwala Qibla Finder
Hanya menggunakan Mizwala Qibla Finder atau alat pengukur arah kiblat (kalibrasi), yang kemudian dalam prakteknya itu memanfaatkan arah sinar Matahari.
“Dalam prakteknya pada alat (Mizwala) itu kan ada tongkat yang akan tersinari oleh matahari. Nah, selanjutnya dari bayangan yang muncul akan menjadi titik arah kiblat. Jadi, alatnya cukup sederhana,” jelas Pandu yang juga anggota BHRD Kota Banjar.
Menurutnya, fenomena matahari di atas Ka’bah itu merupakan peristiwa yang kerap dijumpai dan biasa untuk mengoreksi kembali arah kiblat.
Untuk hari Jumat 27 Mei ini, kata Pandu, fenomena matahari tepat berada di atas Ka’bah itu terjadi pada pukul 16.18 Wib. Atau pukul 12.27 waktu setempat.
“Rashdul qiblah ini terjadi pada tanggal 27, 28 Mei dan akan terjadi lagi nanti pada bulan Juli mendatang. Biasanya warga memanfaatkan fenomena ini tuk meluruskan arah kiblat.” katanya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor/Eva)