Akar tumbuhan paku merupakan struktur pembentuk yang memiliki fungsi cukup penting. Kita semua tahu bahwa akar di tumbuhan menjadi sebuah kunci kehidupan mereka. Tanpa akar, tumbuhan tidak akan bisa hidup. Semua tumbuhan tentu memiliki akar, termasuk tumbuhan paku.
Baca Juga: Habitat Tumbuhan Paku yang Tidak Biasa dan Wilayah Persebarannya!
Akar Tumbuhan Paku dan Mengenal Jenisnya
Tumbuhan paku atau pteridophyta merupakan tumbuhan yang berkembang biak dengan cara spora. Tempat hidup tumbuhan paku sangat beragam.
Mereka bisa hidup di air, tempat kering seperti gurun, tempat lembab, atau bahkan menempel dengan tumbuhan lain.
Jenis tumbuhan ini memiliki struktur tubuh seperti tumbuhan pada umumnya. Terdapat akar, daun sejati, batang, dan pembuluh angkut di dalam tumbuhan paku.
Tumbuhan paku memiliki akar yang berfungsi rhizoid atau menyerap air dan mineral. Akarnya berjenis akar serabut atau tidak memiliki akar pokok.
Apa Itu Akar Serabut pada Tumbuhan Paku?
Akar serabut merupakan akar samping yang berada di pangkal batang atau buku tumbuhan. Umumnya, akar serabut akan bergerombol.
Fungi dari akar serabut yang bergerombol tersebut adalah untuk menggantikan akar tunggang yang tidak berkembang.
Akan tetapi, akar serabut sendiri memiliki fungsi utama yakni untuk memperkokoh tumbuhan agar dapat tetap berdiri dengan tegak dan kuat.
Baca Juga: Reproduksi Tumbuhan Paku Secara Seksual dan Aseksual yang Unik
Jenis tumbuhan yang memiliki akar seperti ini biasanya adalah monokotil atau berbiji tunggal. Meski demikian, ada juga beberapa tumbuhan dikotil yang memiliki akar serabut ini.
Beberapa contoh tumbuhan akar serabut adalah pisang, jagung, bawang merah, kelapa, bawang putih, dan masih banyak lagi.
Jenis Tumbuhan Paku
Akar tumbuhan paku tentu saja akan selalu sama di setiap jenisnya. Hingga saat ini, tumbuhan paku terbagi menjadi 4 menurut klasifikasinya.
Paku Purba
Jenis paku ini sudah ditemukan sejak zaman purba dan bahkan keberadaannya hampir punah. Contoh dari paku purba ini seperti psilotum.
Paku Kawat
Jenis selanjutnya adalah akar tumbuhan paku kawat. Ciri utama dari tumbuhan paku adalah berdaun kecil dan batang yang sangat mirip dengan kawat.
Sporangium akan muncul di ketiak daun dan berbentuk kerucut. Contohnya adalah Isoetes dan Lycopodium.
Paku Ekor Kuda
Jenis tumbuhan paku ini memiliki ciri utama yang khas berupa daun tunggal dan ukuran kecil. Batang yang paku ekor kuda miliki warna hijau dan sporangiumnya berbentuk kerucut.
Contoh paku ekor kuda seperti calamites dan equisetum.
Baca Juga: Fungsi Perisikel pada Akar Tumbuhan Monokotil dan Dikotil, Apa Saja?
Paku Sejati
Klasifikasi terakhir adalah paku sejati. Ciri utama dari paku sejati berupa daunnya yang menggulung dan berukuran besar. Spora pada paku sejati terdapat di sporofil.
Contoh dari tumbuhan paku ini adalah paku air, suplir, dan paku tandung rusa.
Meski klasifikasi mereka berbeda, namun struktur tubuhnya tetap sama, mulai dari akar tumbuhan paku, daun, batang, dan lain sebagainya. Mereka semua juga tetap berkembang biak dengan cara spora. (R10/HR-Online)