Tata cara salat Idul Fitri menjadi salah satu hal penting yang harus kita ketahui. Seperti yang sudah kita ketahui sekarang ini, lebaran atau hari raya Idul Fitri tinggal menghitung hari.
Sudah pasti terdapat berbagai hal yang harus kita persiapkan untuk menyambut hari raya tersebut.
Adanya hari raya Idul Fitri tersebut seolah menjadi penghargaan untuk kita yang sudah menjalankan ibadah puasa 29 atau pun 30 hari.
Tetapi dalam sejarah Islam, adanya hari besar tersebut bukan hanya sebagai penghargaan bagi umat muslim yang sudah berpuasa. Melainkan juga menjadi penghargaan karena umat muslim sudah memenangkan perang Badar.
Menyambut datangnya hari besar Islam tersebut, kebanyakan orang Indonesia menyambutnya dengan cara membeli baju baru. Kebiasaan tersebut merupakan tradisi yang sudah mendominasi dan mendarah daging.
Padahal hal tersebut tidak ada ajaran ataupun anjuran agama Islam. Hal penting yang harus kita persiapkan untuk menyambut perayaan Islam tersebut adalah bagaimana cara kita untuk bisa kembali fitrah ataupun suci.
Ada juga hal-hal lain yang harus kita ketahui seperti halnya bagaimana tata cara untuk melaksanakan salat Idul Fitri?
Baca juga: Tata Cara Sholat Idul Adha yang Mudah Sesuai dengan Ajaran Islam
Tata Cara Salat Idul Fitri yang Benar
Sebenarnya dalam agama Islam tidak hanya terdapat hari raya Idul Fitri saja. Melainkan juga ada hari raya Idul Adha.
Keduanya juga merupakan hari besar dalam Islam. Bukan hanya membeli baju baru, tetapi perayaan tersebut ditandai dengan adanya takbiran serta melaksanakan salat.
Mungkin untuk jumlah rakaat salat Idul Fitri dan Idul Adha itu sudah tidak asing lagi berapa jumlahnya. Tepat sekali, 2 rakaat seperti halnya salat subuh.
Namun terdapat beberapa perbedaan yang menonjol dengan salat subuh. Beberapa di antaranya adalah mengenai bagaimana bacaan niatnya dan tata caranya.
Apakah Anda juga belum paham akan tata cara salat Idul Fitri?
Baca juga: Fadilah Sayyidul Istighfar Bagi Kehidupan Manusia Sangatlah Dahsyat
Hukum dan Caranya
Apakah Anda sudah mengetahui hukum melaksanakan salat Idul Fitri? Beberapa orang mungkin menjawabnya wajib.
Sebab pada saat itu banyak orang dari perantauan yang pulang untuk melaksanakan salat 2 rakaat tersebut.
Namun ketahuilah, sebenarnya para ulama menjelaskan bahwa hukum melaksanakan salat Idul Fitri adalah sunnah muakkad. Sunnah muakkad itu berbeda dengan sunnah.
Jika sunnah apabila kita tidak melaksanakan maka kita tidak dosa. Namun untuk sunnah muakkad, merupakan sunnah yang sangat dianjurkan serta mengikat.
Karena merupakan sesuatu yang dianjurkan maka lebih baik kita melaksanakannya.
Dalam ajaran agama Islam itu, salat harus kita awali dengan niat. Tahukah Anda bagaimana niat atau lafal ketika akan melaksanakan salat sunah muakad tersebut?
Niat ini juga termasuk tata cara salat Idul Fitri yang penting dan harus Anda ketahui. “usholli sunnatan li’idil fithri rok’ataini makmuman lillahi ta’ala”.
Artinya tersebut adalah, “Aku niat salat sunnah Idul Fitri sebanyak 2 rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala”.
Baca juga: Dekorasi Idul Fitri di Rumah Sambut Lebaran Semakin Hangat dan Meriah
Takbir dan Khutbah
Bukan hanya niatnya saja yang termasuk dalam tata cara salat Id yang penting. Perbedaan lain yang bisa kita temukan dalam tata cara salat Sunnah Muakkad ini adalah Takbiratul Ihram-nya.
Seperti penjelasan sebelumnya, bahwa salat hari perayaan besar Islam ini jumlahnya 2 rakaat. Untuk rakaat pertama Takbiratul Ihram nya itu sebanyak 7 Kali.
Kemudian pada rakaat kedua sebanyak 5 kali. Apa yang harus kita baca di sela-sela takbir tersebut?
Disela-sela takbir tersebut kita harus membaca doa “subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar”.
Kemudian tata cara salat Idul Fitri selanjutnya dengan ruku, i’tidal, dan sujud kemudian duduk antara dua sujud. Setelah itu, sujud lagi lalu lanjut tahiyat sampai dengan salam.
Tidak berhenti di situ saja mengenai tata cara salat Id. Tidak hanya bisa disamakan dengan salat subuh yang jumlahnya 2 rakaat dan melakukannya di waktu pagi, setelah matahari terbit atau seukuran dengan 1/2 tombak.
Namun setelah melakukan salat dan berzikir kepada Allah, nantinya Imam akan berkhotbah terlebih dahulu.
Sebagai makmum, sudah seharusnya kita memperhatikan, mendengarkan, dan sebisa mungkin mengamalkan apa yang khatib sampaikan dalam khotbah tersebut.
dengan demikian itu, sebenarnya tata cara salat idul fitri itu sangatlah mudah. Sebab sudah setiap hari kita melaksanakan salat. (Muhafid/R6/HR-Online)