Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Kondisi bangunan SDN 4 Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, rusak parah. Enam ruang kelas dan ruang guru kondisinya sangat memprihatinkan.
Dari pantauan HR Online, kayu dan atap ruang kelas SDN 4 Padaherang sudah lapuk dimakan usia. Sewaktu-waktu atap bisa jebol dan membahayakan para siswa yang sedang belajar.
Kepala Sekolah SDN 4 Padaherang Suparman mengatakan, bangunan SDN 4 Padaherang dibangun 10 tahun lalu.
“Pernah ada renovasi tahun 2018, tapi tidak seluruh ruangan diperbaiki,” katanya, Minggu (10/4/2022).
Baca Juga: Ngabuburit Unik Ala Bocah Pangandaran, Layangan Sampai Ngurek Belut
Menurut Suparman, sekolah sudah lama tidak direnovasi. Saat ini pihaknya sudah mendata kondisi ruangan yang rusak dan sudah melaporkannya ke Korwil Pendidikan Kecamatan dan ke Dinas Kabupaten Pangandaran.
“Harapannya segera turun bantuan untuk renovasi ruang belajar agar proses KBM aman dan nyaman,” katanya.
Suparman menuturkan, selain bangunannya rusak, sekolah juga terancam longsor pada bagian depan dan belakang.
“Sekolah kami dari belakang bangunan kerap tertimpa longsoran tanah. Sementara dari depan kalau hujan juga selalu longsor. Bahkan sebagian tanah di halaman sekolah juga sudah turun. Kalau dibiarkan kami khawatir terutama saat KBM berlangsung,” katanya.
Sementara itu, SDN 4 Karangpawitan yang juga berada di Kecamatan Padaherang juga selalu terendam banjir saat hujan deras.
Kepala Sekolah SDN 4 Karangpawitan Hendrik mengatakan, sekolah terendam banjir saat hujan turun lantaran drainase di depan sekolah belum juga dibangun.
“Untuk itu kami berharap pembuangan saluran air bisa segera dilaksanakan, agar sekolah tidak lagi kebanjiran,” katanya.
Hendrik menuturkan kondisi sekolah yang kerap dilanda banjir sudah dilaporkan kepada Dinas Pendidikan dan Dinas PU Kabupaten Pangandaran.
“Kalau drainase di depan sekolah tidak segera dibangun, setiap hujan turun sekolah kami terendam banjir. Bahkan di halaman sekolah kami itu seperti kolam ikan,” katanya. (Entang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)