Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Peristiwa laka lantas di Kota Banjar, Jawa Barat, yang melibatkan sebuah mobil Avanza dengan Bus Budiman pada Jumat (29/04/2022), mengakibatkan 3 orang korban mengalami luka-luka.
Ketiga korban luka tersebut langsung dilarikan ke RSUD Kota Banjar, untuk mendapatkan perawatan medis. Diketahui korban merupakan pengemudi mobil travel bernama Wahyu, dan dua orang penumpangnya yang duduk di bagian belakang.
Kapolres Banjar, AKBP. Ardiyaningsih, melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda. Hermawan mengatakan, korban luka saat ini sudah berada dalam perawatan Rumah Sakit.
“Korban tadi langsung kita bawa ke Rumah Sakit untuk mendapat perawatan medis,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda. Hermawan.
Ia menjelaskan, sopir mobil Avanza mengalami luka akibat pecahan kaca pada tangan bagian kiri, dan patah tulang kaki kanan.
“Untuk dua orang penumpangnya ada luka benturan pada bagian hidung, dan satu lagi tadi masih menjalani pemeriksaan karena khawatir ada luka dalam. Kemudian, 11 penumpang bus alhamdulillah semuanya selamat,” jelasnya.
Baca Juga : Mudik Lebaran 2022, Polres Banjar Siapkan 7 Titik Pos Pelayanan
Laka Lantas di Kota Banjar, Mobilio Tertimpa Pohon
Sedangkan, kecelakaan yang dialami pengemudi dan 4 penumpang mobil Honda Mobilio bernomor F 1560 UQ yang tertimpa pohon, semuanya selamat.
Hanya saja mobil bagian atas dan kaca depan mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon. Karena posisinya persis berada di belakang mobil Avanza tersebut.
Selain itu, petugas kepolisian yang datang ke lokasi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah melakukan pertolongan terhadap korban luka, anggota langsung melakukan olah TKP,” terangnya.
Ipda. Hermawan menambahkan, dugaan sementara peristiwa laka lantas mobil Avanza dengan Bus Budiman itu akibat pengemudi mobil travel mengalami micro sleep.
Jadi, sewaktu di lokasi mobil itu keluar dari ruas jalan. Kemudian bertabrakan dengan mobil bus yang membawa sebelas orang penumpang.
Dari peristiwa itu, Hermawan mengimbau kepada para pemudik ataupun para pengemudi yang membawa kendaraan agar memperhatikan faktor keselamatan berlalu lintas.
“Kalau capek, ngantuk segeralah menepi dan beristirahat di tempat yang aman atau pos pelayanan yang sudah kami sediakan. Jangan memaksakan karena itu berbahaya,” imbaunya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)