Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Soal dugaan manipulasi data vaksin Covid-19 dua orang pelajar, Polres Banjar, Polda Jabar, akui ada kesalahan dalam penginputan data. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Banjar, AKBP. Ardiyaningsih, saat dihubungi HR-Online, Kamis (08/04/2022).
“Terima kasih infonya. Setelah kita melakukan pengecekan data itu ternyata benar ada kesalahan dalam menginput data dua siswa tersebut,” kata AKBP. Ardiyaningsih.
Ia menjelaskan, kesalahan penginputan data vaksin Covid-19 tersebut yaitu pelajar berinisial M, warga Dusun Karangpucung, Desa Jajawar. Kemudian, pelajar inisial S, warga Desa Balokang, Kecamatan Banjar.
Baca Juga : Walikota Banjar Mengaku Tak Tahu Ada Dugaan Manipulasi Data Vaksinasi Covid-19
Dugaan manipulasi data vaksin Covid-19, yang seharusnya kedua pelajar itu masuk data belum tervaksin, justru terinput oleh anggotanya ke aplikasi Peduli Lindungi.
“Ini merupakan sebuah kelalaian teknis dari operator, dan sudah kita benahi agar tidak timbul hal demikian lagi,” jelasnya.
Pihaknya pun akan terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Termasuk melindungi masyarakat dari pandemi Covid-19 ini.
Selain itu, pihaknya juga meminta maaf atas kesalahan penginputan data tersebut, dan akan terus memberikan yang terbaik.
“Mohon maaf dan terima kasih atas segala informasinya. Mari kita sama-sama bergandengan tangan untuk saling mendukung menjadikan Kota Banjar ini tetap Berseri,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)