Viral video anak badui kebal suntik vaksin di berbagai media sosial. Tampak dalam video yang beredar, seorang anak yang mengenakan seragam sekolah dasar (SD) akan menjalani suntik vaksin.
Saat menyuntikkan jarum ke lengan kiri anak tersebut, jarum terlihat tidak dapat menembus ke bagian kulitnya. Raut wajah anak itu pun tampak begitu tenang dan tidak merasa kesakitan saat menerima suntik.
Namun, Kepala Dinas Kesehatan daerah Banten Ati Pramudji Hastuti turut memastikan apabila petugas yang lakukan vaksinasi pada anak itu bukanlah berasal dari Dinkes Provinsi Banten.
Baca Juga: Genjot PAD Pajak dan Retribusi, Bapenda Pangandaran Pasang Alat Monitoring
Beredar Viral Video Anak Badui Kebal Suntik Vaksin
Pihak terkait angkat bicara, setelah beredarnya video seorang anak SD yang kebal dengan jarum suntik vaksin virus COVID-19 viral.
Pihaknya masih telusuri lokasi vaksin dari seorang bocah kecil yang seakan kebal dan sulit menerima vaksin.
Pasalnya, program vaksinasi pada bocah yang kabarnya warga Badui tersebut bukan dari pihak Banten. Sebelumnya beredar unggahan video dari akun @alfajri221810, Sabtu, 5 Maret 2022. Pada video tersebut mengklaim anak tersebut berasal dari Suku Badui, Banten.
Video tersebut berdurasi 28 detik yang memperlihatkan seorang murid SD. Tampak bertuliskan narasi Dinas Kesehatan daerah Banten sulit saat suntik vaksinasi pada anak-anak suku Badui luar.
Sebab, oleh kedua orang tuanya banyak yang membekali anak-anak dengan ilmu kebal. Setelah adanya video viral tersebut, pemerintah Banten melakukan penelusuran.
Hal ini karena tim untuk saat ini belum turun dalam membantu program vaksinasi pada anak-anak usia 6 hingga 12 tahun.
Sehingga pihaknya tidak mengetahui lokasi dari video viral anak Badui kebal suntik vaksin tersebut. Bahkan Dinkes Banten sudah berkoordinasi dengan Kadinkes Lebak mengenai vaksinasi anak sekolah yang diklaim warga Badui, Kabupaten Lebak.
Baca Juga: Seragam TNI AD Baru Resmi Terungkap, Ini Fakta Menariknya
Beredarnya Video Hoaks
Lebih lanjut, diketahui bahwa tidak ada kegiatan vaksinasi oleh Dinkes Lebak ataupun puskesmas Badui.
Pernyataan tersebut juga semakin kuat dengan adanya hasil koordinasi sejumlah Kepala Puskesmas wilayah tersebut.
Koordinasi kepala puskesmasnya penyangga masyarakat Badui dari PKM Sobang, PKM Cisimeut, PKM Bojongmanik, serta PKM Cirinten.
Sementara Kepala Puskesmas Cisimeut dari Leuwidamar Lebak, yakni Dede, memastikan bahwa video yang beredar adalah hoaks. Pihaknya menyatakan tidak pernah menjumpai anak Badui yang kebal saat menerima suntik vaksin.
Baca Juga: Tubagus Joddy Minta Maaf ke Gala Sky Viral, Bikin Merinding
Dede mengaku selama melakukan vaksinasi, baik warga Badui Luar dan Badui Dalam tidak pernah menjumpai kejadian seperti itu. Bahkan hingga kini ada 187 orang Badui yang telah menerima vaksinasi.
Meski sudah banyak warganet yang merespons video yang beredar tersebut, mereka sepertinya takjub dengan peristiwa dalam video tersebut. Padahal video viral anak Badui kebal suntik vaksin belum tentu benar adanya. (R10/HR-Online)