Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Pencurian hewan ternak di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Langkaplancar harus menjadi perhatian semua pihak. Maraknya pencurian hewan ini sangat meresahkan masyarakat, terutama mereka yang memiliki hewan peliharaan.
Sekretaris Kecamatan Langkaplancar, Supratman mengatakan, akhir-akhir ini banyak masyarakat yang menjadi korban pencurian hewan ternak.
“Banyak faktor yang membuat para pencuri sering masuk wilayah Kecamatan Langkaplancar. Selain faktor jalan yang sudah bagus, faktor lainnya adalah tidak berfungsinya keberadaan pos kamling. Jadi pencuri bisa dengan leluasa masuk wilayah Langkaplancar,” kata Supratman, Selasa (29/03/2022).
Untuk mempersempit ruang gerak para pencuri hewan ternak, pihaknya mengimbau kepada semua kepala desa se-Kecamatan Langkaplancar untuk kembali mengaktifkan ronda malam.
Baca Juga : Lagi, Pencuri Gasak 7 Ekor Kambing di Langkaplancar Pangandaran
“Walau hampir setiap dusun punya pos kamling, namun masih banyak yang tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Kami perintahkan kepada para kepala dusun untuk mengaktifkan kembali ronda malam,” ujarnya.
Pasalnya, lanjut Supratman, keamanan dan ketentraman lingkungan masyarakat merupakan tanggung jawab semua. Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk sama- sama menciptakan lingkungan yang aman agar masyarakat merasa tentram.
Sebelumnya, warga masyarakat Langkaplancar banyak yang menjadi korban pencurian hewan ternak. Seperti hilangnya 11 ekor domba di Desa Karangkamiri, 7 ekor domba wilayah Desa Pangkalan.
“Saya juga meminta kepada para kepala desa untuk secepatnya memberikan laporan ke pihak kecamatan jika ada kejadian yang urgent,” pungkasnya. (Cenk/R3/HR-Online/Editor-Eva)