Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemkab Ciamis, Jabar, dinilai kurang maksimal dalam melaksanakan sosialisasi pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2022.
Anggota Komisi A DPRD Ciamis Oih Burhanudin menyebut, pihaknya masih menemukan sebagian masyarakat yang belum tahu kapan penyelenggaraan Pilkades serentak.
“Saat kami DPRD melaksanakan monitoring ke Desa, kita masih temukan masyarakat yang justru tidak tahu akan adanya pelaksanaan Pilkades,” ujar Oih Selasa (8/3/2022).
Hal ini kata Oih, mencerminkan kurangnya sosialisasi dari Pemkab Ciamis dalam penyelenggaraan Pilkades serentak pada tahun 2022.
Oih menerangkan, pelaksanaan pemilihan kepala desa tahun 2022 ini, akan sangat berbeda dengan tahun sebelumnya.
Pasalnya, saat ini masih di masa Pandemi Covid-19, sehingga ada sebuah mekanisme baru yang harus ditaati oleh penyelenggara Pilkades.
“Mau mentaati aturan seperti apa, sedangkan masyarakatnya belum tahu kapan penyelenggaraan Pilkades diselenggarakan,” katanya.
Persoalan ini lanjut Oih, harus menjadi evaluasi Dinas teknis dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
“Dinas teknis harus lebih intens melaksanakan sosialisasi dalam penyelenggaraan Pilkades serentak di tingkat paling bawah,” ungkapnya.
Baca juga: Galendo Khas Ciamis Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda
Pilkades Serentak Ciamis di Masa Pandemi, Pemkab Harus Gencar Sosialisasi
Menurutnya, terkait penyelenggaraan Pilkades tahun 2022, ada hal-hal baru sesuai dengan Perda pemilihan kepala desa di masa Pandemi Covid-19, terutama dalam rangka menanggulangi penyebaran Covid 19.
Panitia harus benar benar gencar mensosialisasikan tahapan demi tahapan penyelenggaraan Pilkades kepada masyarakat, guna penyelenggaraan Pilkades berjalan dengan aman dan nyaman.
“Panitia harus bisa meningkatkan jumlah partisipasi masyarakat dalam Pilkades, tapi tetap dengan memenuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19,” tegasnya.
Walaupun Pilkades sudah menjadi pengalaman bersama kata Oih, namun Pemkab Ciamis tetap harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
“Sukses tidaknya pelaksanaan tergantung kepanitiaan,apalagi saat Pandemi ini banyak aturan yang berbeda dari kondisi normal,” ucapnya.
DPRD pun akan akan segera memanggil dinas teknis yaitu DPMD, untuk melakukan rapat kerja dan menanyakan sudah sejauh mana penyelenggaraan Pilkades di Ciamis berlangsung.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Pemerintah Desa DPMD Ciamis Andi Sopyandi mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pengarahan ke panitia pemilihan di tingkat Desa, untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat.
“Bahwa pelaksanaan Pilkades angka partisipasi pemilih sangat mempengaruhi, makanya ditekankan sosialisasi yang berkelanjutan dari semua pihak, baik Pemdes, BPD, panitia, tokoh masyarakat, agama, maupun pemuda,” pungkasnya. (Fahmi Albartiansyah/R8/HR Online/Editor Jujang)