Makanan yang dilarang untuk iritasi usus penting Anda waspadai. Iritasi usus merupakan salah satu gangguan pencernaan yang mempengaruhi kinerja usus besar.
Seseorang yang mengalami gangguan pencernaan ini akan memperlihatkan gejala seperti sakit perut, kembung, kram, begah, sembelit, atau diare.
Salah satu cara untuk mengatasi penyakit ini adalah dengan menghindari pemicunya, termasuk jenis makanan maupun minuman tertentu.
Baca Juga: Manfaat Ikan Bebeong untuk Kesehatan, Bisa Cegah Kanker Usus
Inilah Makanan yang Dilarang untuk Iritasi Usus
Mengonsumsi pantangan makanan ini dapat membuat kondisi perut semakin parah. Lalu jenis makanan apa sajakah yang harus Anda hindari? Berikut ini adalah pembahasan selengkapnya.
Gorengan
Gorengan merupakan salah satu jenis makanan yang harus penderita iritasi usus hindari. Contoh makanan ini seperti kentang goreng dan makanan melalui proses penggorengan lainnya.
Dalam makanan ini terkandung lemak cukup tinggi yang sulit tubuh cerna. Lemak yang tidak tercerna dapat mengakibatkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan.
Sebagai alternatif makanan pengganti, bisa mengonsumsi makanan melalui proses pengukusan, tumis, atau panggang.
Baca Juga: Penyebab dan Gejala Sindrom Iritasi Usus Besar yang Wajib Anda Tahu
Jenis Kacang-Kacangan
Makanan yang dilarang untuk iritasi usus lainnya yakni kacang-kacangan. Kacangan-kacangan merupakan sumber protein yang memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan jantung.
Sayangnya, kacang-kacangan memiliki kandungan galakto-oligosakarida, yakni jenis karbohidrat yang sulit melalui sistem pencernaan.
Sehingga, akan langsung berakhir ke usus besar. Hal inilah yang dapat membuat iritasi usus besar semakin parah.
Es Krim, Susu, dan Keju
Ketiga makanan ini memang memiliki rasa yang lezat dan menjadi cemilan favorit. Namun bagi penderita iritasi usus, sebaiknya menghindarinya.
Pasalnya, ketiga makanan tersebut memiliki kandungan laktosa yang tinggi. Penderita iritasi usus besar sensitif terhadap produk susu (bukan gula) dan keju beras seperti cheddar serta parmesan.
Makanan yang Mengandung Serat Tidak Larut
Makanan yang dilarang lainnya yakni serat tidak larut. Contoh dari makanan yang mengandung serat tidak larut ini seperti biji-bijian, sayur-sayuran, dan buah tertentu.
Hal ini dapat memicu gejala diare pada penderita iritasi usus semakin parah. Ada baiknya untuk mengonsumsi makanan yang mengandung serat larut saja.
Anda bisa menambahkan makanan ini ke dalam menu diet seperti jeruk, mangga, alpukat, wortel, tahu, dan makanan serat larut lainnya.
Baca Juga: Pantangan Usus Buntu dan Rekomendasi Makanan yang Penting
Kopi dan Alkohol
Penderita iritasi usus sebaiknya menghindari makanan maupun minuman yang mengandung kopi dan alkohol. Pasalnya, kopi merupakan salah satu pemicu yang paling sering penderita alami.
Begitu pula dengan alkohol, dapat merusak lapisan sistem pencernaan sehingga pergerakan usus menjadi terganggu. Setiap orang yang mengalami iritasi usus, seringkali menunjukkan reaksi berbeda-beda.
Kendati demikian, menghindari makanan yang dilarang untuk iritasi usus ini menjadi solusi tepat dalam mencegah tingkat kambuhnya gejala maupun keparahannya. Selain itu, jangan lupa konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (R10/HR-Online)