Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Pemkab Ciamis, Jawa Barat, sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak.
Sebagai informasi, bahwa pelaksanaan pilkades tersebut pada tanggal 27 Maret 2022. Setidaknya dalam pemilihan kepala desa tersebut, ada sebanyak 209 orang dari 76 desa yang sudah ditetapkan dari bakal calon menjadi calon kades.
Adapun tahapan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Ciamis, pada tanggal 18 Maret 2022 akan dilaksanakan tahapan pengundian. Selain itu juga tahapan penetapan dan pengumuman nomor urut calon kades secara serentak.
Selanjutnya, pada tanggal 21-23 Maret 2022 merupakan tahapan masa kampanye calon kades selama 3 hari.
Kemudian, pada tanggal 24-26 Maret 2022 adalah tahapan masa tenang, pencabutan alat peraga kampanye dan persiapan pemungutan dan penghitungan suara.
Sedangkan tanggal 27 Maret 2022 merupakan pelaksanaan pemungutan suara. Tanggal 28-29 Maret 2022 penetapan calon kepala desa terpilih oleh panitia pemilihan.
Tahapan Pilkades serentak yang terakhir yakni pada tanggal 30-31 Maret 2022, yaitu penyampaian usulan calon kades terpilih dari BPD kepada Bupati Ciamis melalui camat.
Sekretaris Daerah Ciamis, Tatang mengatakan, bahwa tahapan pemilihan kepala desa serentak itu sudah sesuai dengan SK Bupati Ciamis No : 141.1/Kpts.702-Huk/2021.
“SK tersebut tentang penetapan tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Ciamis tahun 2022,” katanya kepada HR Online, Kamis (17/3/2022).
Lebih lanjut Tatang menambahkan, para panitia Pilkades dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa diupayakan agar terus meningkatkan protokol kesehatan Covid-19, dengan cara menggenjot vaksinasi Covid-19.
“Semua panitia pilkades harus melaksanakan prokes termasuk masyarakatnya juga. Insya Allah dengan melaksanakan disiplin prokes ini, kita bisa melaksanakan Pilkades sesuai tahapan yang sudah ditetapkan,” ucapnya.
Tatang mengatakan, Kabupaten Ciamis saat ini memang masih di PPKM Level 2. Namun demikian, pihaknya berharap pada tanggal 27 Maret 2022, Ciamis naik ke Level 1.
“Mudah-mudahan masyarakatnya bisa diajak bekerja sama untuk mengendalikan mencegah Covid-19, dengan mendisiplinkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor-Adi)