Hujan uang di Pekalongan, Jawa Tengah belakangan ini sempat viral di media sosial khususnya pengguna platform Instagram hingga Facebook. Unggahan tersebut awalnya terlihat dari salah satu pengguna akun Instagram bernama @ndorobei.official.
Hal yang menjadi perhatian adalah dalam postingan itu ada caption tentang hujan uang di desa Pakumbulan, Buaran, Pekalongan. Postingan itu kini telah banyak like hingga lebih dari 1.016 serta mendapatkan ratusan komentar bahkan lebih.
Baca Juga : Pernikahan Beda Agama di Semarang Viral, Pengantin Wanita Pakai Hijab
Hujan Uang di Pekalongan Viral, Ada Tradisi Udik-udikan, Apa Itu?
Dunia maya sempat heboh khususnya warga Pekalongan dengan video yang memperlihatkan uang turun dari atas. Ribuan orang pun berebut untuk bisa mendapat uang tersebut yang kabarnya sengaja disebar dari udara.
Sementara itu, video tersebut juga direkam oleh salah satu warga yang sengaja menyebarkan uang tersebut di Pekalongan. Postingan video itu sudah ada sejak hari Selasa, 8 Maret 2022 lalu.
Terlihat dalam unggahan video itu, warga yang berdesak-desakan hanya demi bisa mendapatkan uang tersebut. Mulai dari kalangan anak-anak, ibu rumah tangga, bapak-bapak, dan masih banyak lagi lainnya.
Baca Juga : Kenapa Tangmo Nida Meninggal? Begini Kronologinya!
Video 18 Detik
Terkait video hujan uang di Pekalongan yang berdurasi 18 detik itu, terlihat uang kertas bertebaran dan menjadi rebutan warga masyarakat. Uang-uang tersebut bukanlah receh ataupun logam, melainkan uang 50 ribu dan 100 ribu rupiah.
Menurut informasi, bahwa uang itu disebarkan dari dalam tas yang jumlahnya hingga jutaan rupiah oleh salah satu penguasa muda. Kabarnya penguasa muda tersebut adalah bernama Khairul Huda sekaligus warga setempat yang juga kaya.
Setelah akhirnya video itu viral, pihak penyelenggara pun menyebutkan bahwa itu sengaja mereka buat. Acara tersebut merupakan tradisi jawa atau udik-udikan atas syukuran kelahiran bayi, pembangunan rumah, pernikahan, dan lain-lain.
Baca Juga : Bocah Baduy Viral, Diduga Kebal Suntik Vaksin, Jarum Tak Tembus Kulit
Cek Faktanya!
Hujan uang di Pekalongan yang menghebohkan warga masyarakat sekitar pun membuat mereka berhamburan mengambil uang tersebut.
Selanjutnya kerumunan warga masyarakat itu adalah acara udik-udikan yakni sebuah acara syukuran pembangunan rumah. Peristiwa itu terjadi sejak hari Minggu, 6 Maret 2022 sekitar pukul 10:00 WIB oleh sosok pemuda berusia 40 tahun (Khoirul Huda).
Sementara itu dari perwakilan pihak keluarga, yakni Danang Krismanda mengungkapkan bahwa acara udik-udikan itu mereka gelar hanya untuk melestarikan adat warga Pekalongan.
Meski demikian, rupanya pihaknya juga tidak berpikir jauh mengenai pelaksanaannya di masa pandemi Covid-19 ini.
Artinya walaupun itu merupakan acara tradisi budaya Pekalongan, memang tidak ada niatan untuk memperkeruh suasana pula.
Bahkan ia justru malah meminta maaf yang sebesar-besarnya sehingga tidak akan mengulangi acara seperti itu lagi.
Terkait video hujan uang di Pekalongan hingga menghebohkan warga itu kabarnya jumlah uang tersebut mencapai 5 juta rupiah. Tidak sedikit pula warganet yang justru berkomentar bahwa aksi penyebar uang itu tidak pantas. (R10/HR-Online)