Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Asep Saeful Rahmat mengungkapkan bahwa cakupan vaksinasi booster atau dosis lanjutan di kalangan pendidikan masih rendah.
“Cakupan vaksin booster di kalangan pendidikan saat ini masih sedikit,” ungkapnya kepada HR Online, Sabtu (12/3/2022).
Oleh karena itu, untuk memenuhi target tersebut, maka pihaknya akan terus menggenjot supaya bisa ikut vaksin lanjutan ini.
“Sehingga akhir bulan Maret nanti cakupan vaksinasi booster bisa sampai 65 persen,” tuturnya.
Sementara untuk menggenjot target tersebut, adalah dengan gencar melaksanakan vaksinasi, baik itu dosis pertama, kedua sampai lanjutan.
Salah satunya adalah pelaksanaan vaksinasi terhadap ratusan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Ciamis, di BKPSDM Kabupaten Ciamis Sabtu (12/3/2022).
Selain tenaga pendidik, kegiatan gebyar Vaksinasi Merdeka ini juga diikuti oleh ratusan peserta didik dari jenjang SD dan SMP di Kecamatan Ciamis.
“Untuk tenaga pendidik, kependidikan dan pegawai Dinas Pendidikan itu rata-rata vaksinasi dosis booster. Sedangkan untuk peserta SD dan SMP vaksin dosis 2,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya menargetkan 350 orang untuk tenaga pendidik dan kependidikan.
Namun menurutnya, target tersebut akan lebih. Hal tersebut mengingat pihaknya juga menghadirkan guru-guru dari perwakilan komisariat SMP se Kabupaten Ciamis.
Lebih lanjut Asep menambahkan, Dinas Pendidikan bersama dengan Dinas Kesehatan Ciamis telah melakukan koordinasi untuk penjadwalan kegiatan vaksinasi Covid-19.
“Jadi nanti kita jadwalkan setiap harinya. Nanti akan ada petugas datang ke sekolah-sekolah untuk melakukan vaksinasi baik itu booster maupun dosis 2,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor-Adi)