Asimilasi dalam biologi merupakan proses ketika suatu organisme menggabungkan nutrisi dari luar tubuh mereka untuk ke struktur yang lebih kompleks di dalamnya.
Secara singkat, asimilasi terjadi ketika sebuah organisme menyerap vitamin atau zat kimia lainnya dari makanan. Proses ini terjadi di dalam organ saluran pencernaan.
Asimilasi dalam Biologi dan Prosesnya
Semua makhluk hidup membutuhkan makan. Kegiatan makan tersebut memiliki arti memasuki suatu zat ke dalam tubuh.
Tujuannya adalah untuk memenuhi nutrisi yang sebenarnya mereka butuhkan. Makanan yang makhluk hidup makan maka zat-zat kimianya akan terserap oleh tubuh.
Proses penyerapan itulah yang bernama asimilasi. Sisa makanan yang kandungannya sudah tubuh serap nantinya akan berlanjut menjadi feses.
Baca Juga: Pengertian Morfologi dalam Biologi, Berikut Ini Penjelasan Lebih Detailnya
Zat-zat makanan yang sudah organ pencernaan ambil akan menjadi asupan tubuh. Tentunya sudah ada organ sendiri yang berfungsi untuk mengolah zat kimia tersebut.
Asimilasi Biologi pada Tanaman
Tanaman adalah makhluk hidup yang bergerak pasif. Mereka dapat bertahan hidup dan berkembang.
Dalam upaya bertahan hidup tersebut tanaman menyerap nitrogen sesuai jumlah yang mereka temukan. Proses ini sudah mulai sejak nitrogen dalam pupuk tercampur dengan tanah atau ketika tanah menyerap nitrogen di udara.
Bakteri dalam tanah kemudian akan mengubah nitrogen menjadi amonium. Setelah itu bakteri lain akan mengubah amonium menjadi nitrat yang akan akar tanaman serap untuk membangun asam amino, klorofil dan asam nukleat.
Asimilasi pada Invertebrata
Proses asimilasi dalam biologi pada hewan terdiri dari makan dan mencerna. Sebenarnya, proses ini relatif sederhana dalam beberapa invertebrata.
Contohnya cacing pita yang menyerap nutrisi dari sistem pencernaan inang mereka. Sel spons dan karang akan mengambil dan mencerna partikel makanan melalui proses fogositosis.
Nematoda memiliki saluran pencernaan panjang tunggal berbentuk memanjang dari mulut ke anus. Sementara itu, semua bentuk kehidupan mengambil nutrisi sederhana namun berbeda, hewan invertebrata menggunakan semua nutrisi untuk energi dan pertumbuhan.
Asimilasi di Vertebrata (Manusia dan Hewan)
Manusia juga melakukan proses asimilasi biologi melalui sistem pencernaan. Vertebrata, seperti manusia memiliki sistem pencernaan yang lebih kompleks dalam mengasimilasi makanan dan air masuk.
Baca Juga: Pengertian Ordo dan Contohnya Dalam Biologi, Ini Dia!
Makanan akan masuk ke dalam mulut dan menyusuri kerongkongan hingga sampai ke bagian perut, tempat asimilasi berlangsung. Terdapat banyak sekali organ pencernaan di dalam perut.
Terdapat asam klorida pembunuh bakteri untuk mencegah keracunan dan pepsin yang bertugas mengubah protein menjadi asam amino. Setelah melalui tahap ini, maka makanan bisa masuk ke usus halus.
Zat-zat seperti glukosa, asam lemak, protein dan fruktosa akan terserap oleh mukosa dan masuk ke dalam aliran darah. Setelah itu mereka akan mencapai jaringan seluruh tubuh dan berasimilasi.
Semua yang tidak mengalami proses asimilasi dalam biologi oleh usus halus akan berjalan terus ke usus besar. Di sanalah air dan mineral terserap dan kemudian keluar melalui anus. (R10/HR-Online)