Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Terjadinya lonjakan kasus virus omicron baru-baru ini, membuat SMAN 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jabar, ambil sikap.
Sebagai upaya mencegah penyebaran omicron, pihak SMAN 1 Banjarsari melakukan tes swab terhadap para tenaga pengajar (guru) serta siswa, Selasa (22/2/2022).
Kepala SMAN 1 Banjarsari Dede Hidayat mengatakan, pelaksanaan swab tersebut bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kasus omicron di kalangan tenaga guru maupun siswa.
“Kami melakukan swab untuk memastikan agar pelaksanaan belajar tatap muka bisa terus dilaksanakan,” ujar Dede.
Baca juga: Pustu di Desa Payungagung Ciamis Butuh Perbaikan
Pihaknya melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas Ciulu dan Satgas Covid-19 Kecamatan Banjarsari.
“Mudah-mudahan saja, dari hasil swab ini hasil semua negatif,” katanya.
Lanjut Dede, saat ini pihaknya baru mengambil 10 persen sampel tes swab dari seluruh siswa dan guru.
Keseluruhan yang ikut swab hari ini sekitar 75 orang siswa ditambah para guru.
“Mudah mudahan semuanya negatif, agar pelaksanaan PTM bisa tetap dilaksanakan meski hanya boleh 50 persen saja,” terangnya.
Sementara itu, Camat Banjarsari sekaligus Ketua Satgas Covid-19, Dedi Iwa Saputra mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh SMAN 1 Banjarsari Ciamis.
“Seluruh sekolah bisa melaksanakan PTM 50 persen, dengan syarat para siswa dan guru tidak ada yang positif terpapar virus,” katanya.
Dengan tes swab ini, pihak sekolah akan tahu apakah para pelajar dan tenaga pendidiknya terbebas dari Covid-19 atau tidak. (Suherman/R8/HR Online/Editor Jujang)