Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita CiamisTahun 2022, Pemkab Ciamis Susun Perbup Desa Layak Anak

Tahun 2022, Pemkab Ciamis Susun Perbup Desa Layak Anak

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, saat ini sedang menyusun Peraturan Bupati (Perbup) Desa Layak Anak.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Ciamis, Drs Dian Budiyana M.Si membenarkan hal itu, Selasa (25/1/2022).

Perbup tersebut kata Dian, perlu dibentuk untuk mempertahankan dan meningkatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Ciamis 4 kali berturut-turut mendapatkan prestasi Kabupaten Layak Anak kategori Pratama, sejak tahun 2017, 2018, 2019 dan 2021,” ujar Dian.

Baca juga: Ciamis Targetkan Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya

Tahun 2020 lanjutnya, penghargaan KLA ditiadakan lantaran sedang rawan-rawannya pandemi Covid-19.

Kata Dian, untuk bisa mempertahankan dan meningkatkan kategori Kabupaten Layak Anak, perlu adanya  inovasi, salah satunya dengan membentuk Desa Layak Anak.

“Untuk membentuk Desa Layak Anak ini harus ada Peraturan Bupati sebagai payung hukum, saat ini Perbupnya masih dalam pembahasan,” katanya.

Pembuatan Perbup soal Desa Layak Anak ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Ciamis nomor 8 tahun 2018 tentang Kabupaten Layak Anak.

Dalam pasal 28 Perda tersebut, poinnya yaitu tentang Desa/Kelurahan Layak Anak.

“Desa atau Kelurahan Layak Anak merupakan bagian dari Kabupaten Layak Anak,” jelasnya.

Perbup Desa Layak Anak di Ciamis untuk Pedoman Kades/Lurah

Peraturan Bupati soal Desa Layak Anak ini nantinya akan menjadi pedoman bagi Kades dan Lurah dalam menjalankan Desa Layak Anak.

“Kami juga sudah melakukan pembahasan Perbup Desa layak anak dengan SKPD lintas sektor, termasuk perwakilan PPDI dan APDESI,” ucapnya.

Ia pun mengajak seluruh Gugus Tugas KLA di Ciamis agar bekerja semaksimal mungkin untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak Kategori Madya.

“Kabupaten layak anak tidak akan berhasil jika dikerjakan sendiri sendiri atau parsial. Tapi harus dalam bentuk kerjasama dan kolaborasi dari seluruh unsur yang tergabung dalam gugus tugas,” jelas Dian Budiyana.

Lanjut Dian, sebagai Kabupaten Layak Anak, ada 24 indikator yang harus terpenuhi dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

Mulai dari hak sipil dan kebebasan anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar anak, pendidikan dan perlindungan khusus. (R8/HR Online/Editor Jujang)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...